Gaji Pemain PSBS Biak Belum Dibayar hingga Liga Musim 2025/2026 Usai

Asad Arifin | 25 Mei 2026 14:07
Gaji Pemain PSBS Biak Belum Dibayar hingga Liga Musim 2025/2026 Usai
Selebrasi gol Luquinhas dan Ruyery Blanco pada laga Persita vs PSBS Biak pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Situasi sulit masih membayangi PSBS Biak meski BRI Super League 2025/2026 telah berakhir. Hingga kompetisi resmi ditutup pada Sabtu (23/5/2026), para pemain dan staf disebut belum menerima hak mereka.

Klub berjuluk Badai Pasifik itu dikabarkan telah menunggak gaji pemain dan staf selama sekitar empat bulan. Kondisi tersebut diyakini ikut memengaruhi performa PSBS sepanjang musim.

Advertisement

PSBS akhirnya harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga 2 musim depan setelah finis di dasar klasemen. Dari 34 pertandingan, tim asal Papua itu hanya mampu mengoleksi 18 poin hasil dari empat kemenangan, enam kali imbang, dan 24 kekalahan.

Masalah finansial yang dialami klub juga berdampak pada komposisi skuad. Mayoritas pemain inti memilih hengkang sebelum musim berakhir sehingga PSBS harus mengandalkan pemain muda dan talenta akademi dalam dua pertandingan terakhir.

1 dari 3 halaman

Luquinhas Berharap Hak Pemain Segera Dipenuhi

Luquinhas Berharap Hak Pemain Segera Dipenuhi

Starting XI PSBS Biak pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. ILeague

Winger asing PSBS, Luquinhas, kembali angkat bicara mengenai situasi internal klub. Pemain asal Brasil itu berharap manajemen segera memenuhi kewajiban kepada seluruh pemain dan staf.

"Saya hanya berharap mereka memberikan apa yang mereka janjikan kepada kami sebelum musim dimulai. Setiap orang punya tanggung jawab kontrak," ujar Luquinhas kepada Bola.com, Minggu (24/5/2026).

"Kami berdoa kepada Tuhan agar menyelesaikan situasi ini secepat mungkin untuk klub, pemain, staf, setiap orang yang memberikan 100 persen untuk klub," lanjutnya.

Luquinhas menjalani musim pertamanya di Indonesia setelah didatangkan PSBS pada 25 Juli 2025. Di tengah performa tim yang terpuruk, pemain berusia 29 tahun itu tetap mampu menunjukkan kontribusi dengan mencetak tujuh gol dan enam assist dari 31 pertandingan.

2 dari 3 halaman

Tetap Menilai Liga Indonesia Berkembang

Tetap Menilai Liga Indonesia Berkembang

Pertemuan antara PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. PSIM/@PSIMJOGJA

Meski mengalami situasi sulit bersama PSBS, Luquinhas tetap memberikan penilaian positif terhadap kualitas kompetisi sepak bola Indonesia. Menurutnya, level persaingan Super League cukup tinggi dan terus berkembang.

"Ya, levelnya sangat tinggi. Sangat bagus. Ini musim pertama saya di sini dan waktu itu masih beradaptasi, awalnya memang sulit tetapi setelah itu saya mulai terbiasa," kata Luquinhas.

"Sayangnya dengan klub keadaannya tidak berjalan dengan baik tetapi liganya terus berkembang dan saya rasa selangkah demi selangkah akan menjadi seperti liga yang paling top di Asia," sambungnya.

Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi