Gaji Tak Terbayar, Tiga Pemain Asing Persipro Mengemis
Editor Bolanet | 6 Juli 2012 14:45
- Semakin memprihatinkan saja kesejahteraan pemain sepakbola di Indonesia ini, tiga pemain Persipro Bond-U harus mengemis di jalan akibat gaji yang belum terbayar.
Syilla Mbamba, Camara Abdoulaye Sekou dan Salomon Begondo, tiga pemain asing gabungan dua tim, Persipro Probolinggo dan Bondowoso United yang tampil di Divisi Utama PSSI harus mengemis di depan Kantor Walikota Probolinggo.
Ketiga pemain ini mengaku belum mendapatkan gaji, mereka hanya menerima 15 persen dari nilai kontrak. Dalam aksinya, mereka membawa kardus yang bertuliskan. Tolong Koin untuk Pemain Asing Persipro.
Sementara kardus lain bertuliskan Tolong bayar uang kami, Tolong hargai pengorbanan kami selama satu musim.
Sebelumnya, ketiga pemain ini sempat menemui jajaran manajemen, namun bukannya hak yang seharusnya mereka dapat, janji-janji kosong yang mereka raih.
Musim kompetisi sudah selesai, tetapi kami bertiga belum dibayar. Kami ingin segera pulang ke Afrika. Saya ingin merayakan Ramadhan di tanah air saya, ujar Mbamba seperti yang dilansir dari Surabaya Post.
Kami berkali-kali menemui manajemen, tetapi hingga sekarang belum juga dibayar, tambah Mbamba.
Naas bagi mereka, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang mereka miliki telah habis. Dan untuk mengurus Kitas, dibutuhkan dana setidaknya Rp 30 juta.
(sby/end)
Syilla Mbamba, Camara Abdoulaye Sekou dan Salomon Begondo, tiga pemain asing gabungan dua tim, Persipro Probolinggo dan Bondowoso United yang tampil di Divisi Utama PSSI harus mengemis di depan Kantor Walikota Probolinggo.
Ketiga pemain ini mengaku belum mendapatkan gaji, mereka hanya menerima 15 persen dari nilai kontrak. Dalam aksinya, mereka membawa kardus yang bertuliskan. Tolong Koin untuk Pemain Asing Persipro.
Sementara kardus lain bertuliskan Tolong bayar uang kami, Tolong hargai pengorbanan kami selama satu musim.
Sebelumnya, ketiga pemain ini sempat menemui jajaran manajemen, namun bukannya hak yang seharusnya mereka dapat, janji-janji kosong yang mereka raih.
Musim kompetisi sudah selesai, tetapi kami bertiga belum dibayar. Kami ingin segera pulang ke Afrika. Saya ingin merayakan Ramadhan di tanah air saya, ujar Mbamba seperti yang dilansir dari Surabaya Post.
Kami berkali-kali menemui manajemen, tetapi hingga sekarang belum juga dibayar, tambah Mbamba.
Naas bagi mereka, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang mereka miliki telah habis. Dan untuk mengurus Kitas, dibutuhkan dana setidaknya Rp 30 juta.
(sby/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain PSM Terancam Terima Pemangkasan Gaji
Bola Indonesia 5 September 2012, 21:30
-
Pertanyakan Gaji, Petar Akan Temui Konsorsium
Bola Indonesia 1 September 2012, 22:32
-
Sadikin Aksa Belum Mau Bicara Komposisi Pemain PSM
Bola Indonesia 26 Agustus 2012, 22:30
-
Soal Gaji, Petar Tunggu Keputusan Konsorsium Besok
Bola Indonesia 26 Agustus 2012, 20:20
-
Pemain Persis Solo (LI) Pertanyakan Gaji
Bola Indonesia 16 Agustus 2012, 11:35
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45















