
Bola.net - Masalah gaji yang belum juga selesai menjadi beban pikiran bagi pelatih PSM Makassar, Petar Segrt. Bagaimana tidak, di saat dirinya ingin program latihan berjalan lancar terhadang oleh niat pemain yang ingin mogok lantaran gaji yang belum lunas.
Petar sudah merencanakan untuk memulai latihan persiapan menghadapi musim depan pada awal September mendatang. Tapi, pelatih berkebangsaan Kroasia itu juga tidak bisa memaksakan pasukannya latihan jika hak mereka belum terpenuhi.
Pelatih berusia 46 tahun itu berharap agar konsorsium bisa segera menemukan solusinya. Petar pun berharap besok, Senin (27/8) sudah ada jawaban yang memuaskan.
"Saat ini, kami semua menunggu awal pekan depan ketika konsorsium di Jakarta akan memulai bekerja lagi. Semoga setelah libur Lebaran, pihak konsorsium bisa lebih bijak dan segera memenuhi hak pemain," ujar Petar.
Di samping itu, Petar juga tetap melakukan pendekatan kepada pemainnya. Makanya, ia berencana untuk menemui mereka dan membujuk agar mau latihan.
"Saat ini, saya baru bisa bicara dengan pemain dan ofisial lewat telepon. Semoga beberapa hari ke depan bisa bertemu langsung dengan mereka," lanjut Petar.
Petar juga mengatakan sudah bertemu dua asistennya, Imran dan Ansar Abdullah. Mereka membicarakan tentang situasi PSM saat ini dan strategi apa yang akan diterapkan untuk musim depan. (nda/end)
Petar sudah merencanakan untuk memulai latihan persiapan menghadapi musim depan pada awal September mendatang. Tapi, pelatih berkebangsaan Kroasia itu juga tidak bisa memaksakan pasukannya latihan jika hak mereka belum terpenuhi.
Pelatih berusia 46 tahun itu berharap agar konsorsium bisa segera menemukan solusinya. Petar pun berharap besok, Senin (27/8) sudah ada jawaban yang memuaskan.
"Saat ini, kami semua menunggu awal pekan depan ketika konsorsium di Jakarta akan memulai bekerja lagi. Semoga setelah libur Lebaran, pihak konsorsium bisa lebih bijak dan segera memenuhi hak pemain," ujar Petar.
Di samping itu, Petar juga tetap melakukan pendekatan kepada pemainnya. Makanya, ia berencana untuk menemui mereka dan membujuk agar mau latihan.
"Saat ini, saya baru bisa bicara dengan pemain dan ofisial lewat telepon. Semoga beberapa hari ke depan bisa bertemu langsung dengan mereka," lanjut Petar.
Petar juga mengatakan sudah bertemu dua asistennya, Imran dan Ansar Abdullah. Mereka membicarakan tentang situasi PSM saat ini dan strategi apa yang akan diterapkan untuk musim depan. (nda/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Oktober 2023 08:36Petar Segrt, Eks Pelatih PSM Makassar yang Sukses Bikin Malu Timnas Malaysia
-
Bola Indonesia 21 Februari 2017 18:07Persebaya Lunasi Tunggakan Gaji Andik Vermansah
-
Piala Dunia 2 November 2015 15:18Eks Pelatih PSM Makassar Tukangi Timnas Afghanistan
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
