Gaji Terkatung-katung, Slave Radovski Siapkan Jalur Hukum
Editor Bolanet | 1 November 2013 18:45
- Meski kompetisi Indonesian Premier League bisa disebut telah 'usai', gaji Slave Radovski masih belum terlunasi. Karena itulah, mantan Pelatih Persema Malang ini berencana bakal membawa hal tersebut ke jalur hukum.
Kemungkinan besar saya akan bawa masalah ini ke ranah hukum. Sampai saat ini, tak sepeser pun tunggakan gaji saya dilunasi mereka, ujar Slave, pada .
Sebelumnya, saya masih menunggu iktikad baik mereka. Namun, nampaknya saat ini saya terpaksa menempuh jalur ini. Saya akan memutuskan dalam beberapa hari ini, sambung pelatih asal Makedonia ini.
Sebelumnya, Slave sempat menjadi pelatih Persema selama lebih dari semusim. Namun, di pertengahan musim kompetisi 2013 lalu, mantan Asisten Pelatih Cenderawasih Papua ini mengundurkan diri. Dia tidak mau hasil kerjanya terganggu dengan krisis keuangan yang melanda tim berjuluk Laskar Ken Arok ini.
Slave sendiri mengaku selama melatih Persema, klub tersebut memiliki tunggakan gaji sebesar lebih dari Rp 200 juta. Namun, Slave mengaku dia hanya minta pembayaran sebesar Rp 127 juta.
Sementara itu, nasib Persema di penghujung musim ini tidak jelas. Setelah didiskualifikasi oleh Komdis PSSI dari keikutsertaan di kompetisi IPL, Persema harus turun ke kompetisi amatir. Tak hanya itu, eksistensi mereka kian berada di ujung tanduk setelah Pengcab PSSI Malang ogah menerima kembali pengelolaan klub tersebut dan memilih mendirikan klub anyar bernama Persema 1953. (den/dzi)
Kemungkinan besar saya akan bawa masalah ini ke ranah hukum. Sampai saat ini, tak sepeser pun tunggakan gaji saya dilunasi mereka, ujar Slave, pada .
Sebelumnya, saya masih menunggu iktikad baik mereka. Namun, nampaknya saat ini saya terpaksa menempuh jalur ini. Saya akan memutuskan dalam beberapa hari ini, sambung pelatih asal Makedonia ini.
Sebelumnya, Slave sempat menjadi pelatih Persema selama lebih dari semusim. Namun, di pertengahan musim kompetisi 2013 lalu, mantan Asisten Pelatih Cenderawasih Papua ini mengundurkan diri. Dia tidak mau hasil kerjanya terganggu dengan krisis keuangan yang melanda tim berjuluk Laskar Ken Arok ini.
Slave sendiri mengaku selama melatih Persema, klub tersebut memiliki tunggakan gaji sebesar lebih dari Rp 200 juta. Namun, Slave mengaku dia hanya minta pembayaran sebesar Rp 127 juta.
Sementara itu, nasib Persema di penghujung musim ini tidak jelas. Setelah didiskualifikasi oleh Komdis PSSI dari keikutsertaan di kompetisi IPL, Persema harus turun ke kompetisi amatir. Tak hanya itu, eksistensi mereka kian berada di ujung tanduk setelah Pengcab PSSI Malang ogah menerima kembali pengelolaan klub tersebut dan memilih mendirikan klub anyar bernama Persema 1953. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











