Gaji Tertunggak, Pelatih dan Kiper Persis Solo Mundur
Editor Bolanet | 10 Mei 2012 10:25
- Setelah pelatih Persis Solo, yang mengancam bakal hengkang, kini giliran pelatih dan kiper tim Laskar Samber Nyawa yang memutuskan untuk pergi.
Persoalan gaji terlambat hingga dua bulan membuat gerah seluruh tim Persis Solo, janji-janji dari manajemen terutama konsorsium kini tak lagi dihiraukan oleh pemain dan juga pelatih. Buntutnya, keputusan mundur pun menjadi jalan keluar.
Pelatih kiper kawakan, pun mengambil langkah tersebut, kebutuhan hidup yang harus terpenuhi membuatnya terpaksa untuk meninggalkan Solo.
Abang mundur dari Persis karena kita seolah tidak dihargai lagi sama insan sepak bola, ujar Hermansyah seperti yang dilansir dari Pasoepati.net.
Apalagi masalah gaji 2 bulan yang belum dibayarkan, sedangkan kita sudah bekerja maksimal di Persis. Ini masalah prinsip, Abang memohon maaf juga untuk Pasoepati, tambah pelatih yang juga mantan kiper Timnas Indonesia era 80-an ini.
Menurut Hermansyah, keputusan tersebut juga sudah sesuai dengan kontrak yang ditandatangani.
Di perjanjian kontrak tertera jika pihak pertama tidak dapat memberikan salary berturut-turut sampai 60 hari (2 bulan), maka pihak kedua boleh mundur dan terbebas dari klub. Tapi, pihak pertama tetap diwajibkan membayarkan gaji 2 bulan yang belum dibayarkan, jelas Hermansyah.
Senada dengan Hermansyah, kiper Persis, Sandi Firmansyah pun memilih langkah untuk mundur.
Bahkan kini dirinya sudah meninggalkan Solo, dan hanya akan kembali untuk mengambil barang-barang yang tertinggal di mess.
Saya akan balik ke Solo, tapi mungkin hanya untuk mengambil barang-barang saya saja. Saya pemain yang memiliki prinsip. Jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya, terutama untuk Pasoepati, tandas Sandi. (pas/end)
Persoalan gaji terlambat hingga dua bulan membuat gerah seluruh tim Persis Solo, janji-janji dari manajemen terutama konsorsium kini tak lagi dihiraukan oleh pemain dan juga pelatih. Buntutnya, keputusan mundur pun menjadi jalan keluar.
Pelatih kiper kawakan, pun mengambil langkah tersebut, kebutuhan hidup yang harus terpenuhi membuatnya terpaksa untuk meninggalkan Solo.
Abang mundur dari Persis karena kita seolah tidak dihargai lagi sama insan sepak bola, ujar Hermansyah seperti yang dilansir dari Pasoepati.net.
Apalagi masalah gaji 2 bulan yang belum dibayarkan, sedangkan kita sudah bekerja maksimal di Persis. Ini masalah prinsip, Abang memohon maaf juga untuk Pasoepati, tambah pelatih yang juga mantan kiper Timnas Indonesia era 80-an ini.
Menurut Hermansyah, keputusan tersebut juga sudah sesuai dengan kontrak yang ditandatangani.
Di perjanjian kontrak tertera jika pihak pertama tidak dapat memberikan salary berturut-turut sampai 60 hari (2 bulan), maka pihak kedua boleh mundur dan terbebas dari klub. Tapi, pihak pertama tetap diwajibkan membayarkan gaji 2 bulan yang belum dibayarkan, jelas Hermansyah.
Senada dengan Hermansyah, kiper Persis, Sandi Firmansyah pun memilih langkah untuk mundur.
Bahkan kini dirinya sudah meninggalkan Solo, dan hanya akan kembali untuk mengambil barang-barang yang tertinggal di mess.
Saya akan balik ke Solo, tapi mungkin hanya untuk mengambil barang-barang saya saja. Saya pemain yang memiliki prinsip. Jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya, terutama untuk Pasoepati, tandas Sandi. (pas/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persis vs Persebaya: Tanpa Gol di Manahan
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 21:11
-
Link Nonton Siaran Langsung Persis vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















