Galacticos Arema Era Bentoel dan Cronus Semuanya Gagal Juara
Gia Yuda Pradana | 9 April 2022 10:51
Bola.net - Arema FC berniat membentuk skuad bertabur bintang bertajuk Galacticos di bawah naungan Juragan 99. Harapannya tentu saja untuk menjadi juara Liga 1 musim depan.
Arema FC sudah mengawali proyek Galacticos era Juragan 99 dengan mendatangkan Evan Dimas, Adam Alis, Gian Zola dan Andik Rendika Rama sebagai rekrutan kloter pertama. Namun, masih ada sederet pemain baru sarat pengalaman yang akan didatangkan dalam waktu dekat.
Presiden Klub, Gilang Widya Pramana, sang Juragan 99, memang ingin membentuk tim impian. Namun, jika melihat jauh ke belakang, sebenarnya ini bukan kali pertama Arema FC membentuk skuad Galaticos.
Setidaknya, ada dua era di mana manajemen Singo Edan mengumpulkan pemain papan atas yang ada di Indonesia. Yang pertama di musim 2007 silam.
Waktu itu Arema masih dipegang PT Bentoel, perusahaan rokok asal Malang yang menggelontorkan dana besar untuk Singo Edan. Sedangkan yang kedua saat Arema didanai PT Pelita Jaya Cronus.
Pada musim 2013, mereka memboyong para pemain lokal, asing hingga naturalisasi ke Malang. Berikut gambaran dua tim bertabur bintang Arema di era Bentoel dan Cronus.
Pemain Lokal Termahal di Era Bentoel

Saat dipegang PT Bentoel, musim 2007 mereka membentuk skuat tangguh. Pelatih Arema waktu itu, Miroslav Janu mengontrak para pemain lokal papan atas.
Hendro Kartiko, Jainal Ichwan, Alexander Pulalo, Ortisan Salossa, Ponaryo Astaman hingga Ellie Aiboy didatangkan. Para pemain tersebut tak diragukan lagi kualitasnya karena sempat jadi bagian Timnas Indonesia. Sepertinya, di era ini, Arema lebih fokus mendatangkan pemain lokal dengan nama besar.
Sedangkan pemain asing, nama Emile Mbamba yang jadi nama baru di putaran kedua. Dia didatangkan dari tim kasta tertinggi Liga Portugal, Vitoria Setubal. Striker asal Kamerun ini juga pernah membela tim kasta tertinggi Belanda, Vitesse.
Ini lebih mentereng jika dibandingkan para pemain asing Arema FC musim ini. Seperti Sergio Silva dan Adilson Maringa yang didatangkan dari kasta kedua Liga Portugal.
Sayang, secara prestasi tim ini kurang memuaskan. Waktu itu kompetisi masih dibagi dalam dua wilayah. Arema berada di wilayah timur. Singo Edan finish di urutan 4 dan masuk dalam 8 besar.
Di babak delapan besar yang dimainkan di Stadion Brawijaya, Kediri, Arema gagal lolos. Mereka hanya menempati posisi ketiga. Mereka kalah bersaing dari Sriwijaya FC dan PSMS Medan.
Sebuah hasil yang mengecewakan untuk tim bertabur bintang. Karena tak ada gelar yang bisa diraih. Padahal dana miliaran rupiah dikeluarkan untuk membentuk tim impian.
Pemain Asing dan Naturalisasi Papan Atas di Era Cronus

Seperti kebalikan dari era Bentoel, saat dipegang PT Pelita Jaya Cronus, Arema banyak merekrut pemain asing dan naturalisasi papan atas di musim 2013. Mereka mendatangkan pelatih sekaliber Rahmad Darmawan.
Sedangkan pemain asingnya ada Beto Goncalves, Kayamba Gumbs, dan Thierry Gathuessi. Para pemain asing itu masuk jajaran pemain mahal waktu itu.
Sedangkan naturalisasinya juga tak main-main. Cristian Gonzales, Greg Nwokolo dan Victor Igboenefo. Ketiiga pemain ini merupakan naturalisasi yang dicap terbaik saat itu.
Sedangkan pemain lokalnya ada Kurnia Meiga, Egi Melgiansyah, Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso dan lainnya. Para pemain lokal waktu itu merupakan pemain muda potensial yang sempat masuk Timnas Indonesia U-23.
Kabarnya, lebih dari dana lebih dari 40 miliar rupiah dikeluarkan untuk biaya tim dalam satu musim. Banyak tim sudah keder duluan saat menghadapi Arema waktu itu. Tapi di kompetisi ISL, Singo Edan hanya bisa finish sebagai runner up.
Juara digondol Persipura Jayapura yang punya skuat kompak karena tak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. Sedangkan Arema, mereka hanya bisa meraih trofi Piala Menpora yang digelar beberapa saat setelah ISL 2013 rampung.
Klasemen Akhir BRI Liga 1 2021/2022
Disadur dari: Bola.com/Iwan Setiawan/Gregah Nurikhsani, 9 April 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
BRI Liga 1: Menanti Keputusan Stefano Lilipaly, Bertahan di Bali United Atau Cari Klub Baru?
Aji Santoso Ungkap Fakta di Balik Kepergian Samsul Arif dari Persebaya
Ramai-Ramai Pemain Pergi, Persebaya Siap Cari Pengganti
20 Pemain Persib Bandung Kontraknya Telah Berakhir, Bagaimana Nasib Mereka?
Presiden Arema FC Janji Bikin Tim Galacticos, Asalkan Aremania...
Sho Yamamoto Disebut Jadi Pengganti Taisei Marukawa, Ini Kata Manajer Persebaya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












