Gede Beberkan SK Kuasa Direksi Persebaya
Editor Bolanet | 6 November 2012 19:38
- I Gede Widiade akhirnya bersedia membeberkan Surat Kuasa (SK) penunjukan dirinya untuk menguasai Kuasa Direksi Persebaya Surabaya.
Sebelumnya Gede dianggap belum sah menangani Persebaya oleh beberapa kalangan. Jabatannya pun sempat dinilai hanyalah klaim sepihak dari PT Persebaya Indonesia (PT PI). Bahkan, Bonekmania sampai berdemo karena menilai adanya konflik antara PT PI dengan wakil konsorsium PT Pengelola Persebaya (PT PP).
Tak ingin anggapan itu berlarut-larut, Gede pun mengadakan jumpa pers di Rumah Makan Ria Galeria Surabaya petang tadi, Selasa (06/11). Ini SK saya, bisa dilihat tanggalnya, ujar Gede seraya menunjukkan SK tersebut.
Menurut pria yang baru saja menunaikan ibadah haji ini, surat tertanggal 15 September tersebut sebenarnya adalah surat revisi. SK untuk dirinya pernah keluar pada bulan Agustus. Pada surat yang baru ini ia diberi tugas sebagai Kuasa Direksi Persebaya untuk menjalankan tugas CEO dan Direktur PT PP yang sebelumnya dipegang Dityo Pramono.
Pak Dityo secara jabatan masih tetap, tapi tidak aktif lagi. Maka dari itu saya di sini sebagai kuasa direksi. Di surat yang baru ini segala tugas-tugas saya juga dituliskan, sambungnya.
Pengusaha asal Wonokromo yang menetap di Jakarta itu pun menjelaskan kalau konsorsium sudah menyerah untuk mengoperasikan Persebaya. Saya bersedia tapi dengan syarat. Organisasi PT sebelumnya tidak digunakan lagi dan saya akan melakukan perombakan, pungkasnya. (fjr/dzi)
Sebelumnya Gede dianggap belum sah menangani Persebaya oleh beberapa kalangan. Jabatannya pun sempat dinilai hanyalah klaim sepihak dari PT Persebaya Indonesia (PT PI). Bahkan, Bonekmania sampai berdemo karena menilai adanya konflik antara PT PI dengan wakil konsorsium PT Pengelola Persebaya (PT PP).
Tak ingin anggapan itu berlarut-larut, Gede pun mengadakan jumpa pers di Rumah Makan Ria Galeria Surabaya petang tadi, Selasa (06/11). Ini SK saya, bisa dilihat tanggalnya, ujar Gede seraya menunjukkan SK tersebut.
Menurut pria yang baru saja menunaikan ibadah haji ini, surat tertanggal 15 September tersebut sebenarnya adalah surat revisi. SK untuk dirinya pernah keluar pada bulan Agustus. Pada surat yang baru ini ia diberi tugas sebagai Kuasa Direksi Persebaya untuk menjalankan tugas CEO dan Direktur PT PP yang sebelumnya dipegang Dityo Pramono.
Pak Dityo secara jabatan masih tetap, tapi tidak aktif lagi. Maka dari itu saya di sini sebagai kuasa direksi. Di surat yang baru ini segala tugas-tugas saya juga dituliskan, sambungnya.
Pengusaha asal Wonokromo yang menetap di Jakarta itu pun menjelaskan kalau konsorsium sudah menyerah untuk mengoperasikan Persebaya. Saya bersedia tapi dengan syarat. Organisasi PT sebelumnya tidak digunakan lagi dan saya akan melakukan perombakan, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Muncul Rencana Liga 2 Keluar dari PT LIB dan Ganti Dikelola PT LIM
Bola Indonesia 3 Juni 2020, 18:00
LATEST UPDATE
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












