Gede Ingin Masalah WO Bonek FC Jadi Bahan Introspeksi
Editor Bolanet | 3 Oktober 2015 06:06
- Pelaksanaan turnamen Piala Presiden diwarnai aksi kurang sedap. Yakni, walk out (WO) yang dilakukan Bonek FC pada partai leg kedua babak delapan besar kontra Sriwijaya FC beberapa waktu lalu.
Peristiwa terjadi karena keputusan kontroversial dari wasit Jerry Elly. Menyadari hal tersebut memberikan efek negatif, manajer Bonek FC, Gede Widiade sangat berharap aksi WO dan penyebabnya dapat menjadi pembelajaran. Sehingga, tidak terulang pada kemudian hari.
Saya akan menjelaskan kebenaran di lapangan kepada Komdis (Komisi Disiplin) Piala Presiden. Tujuan saya, supaya menjadi bahan introspeksi. Saya juga tidak tahu, apa dilakukan bersifat individual atau korps. Imbauan saya, ini menjadi introspeksi, termasuk juga untuk wasit. Saya akui tidak semua pemain betul, begitu juga manajer, ujar Gede.
Akibatnya, Bonek FC kini dalam bayangan sanksi dari promotor Piala Presiden. Yakni, berupa membayar denda Rp 200 juta. Gede Widiade mengakui, tidak ingin berandai-andai terkait kemungkinan tersebut.
Menurut Gede pihaknya dijadwalkan bertemu dengan Komdis Piala Presiden, Sabtu (3/10). Denda sebesar Rp 200 juta, menyusul adanya rekomendasi dari promotor Piala Presiden. Sesuai regulasi, aksi WO seharusnya diganjar minimal denda Rp100 juta.
Komdis seharusnya memanggil dahulu, baru memutuskan. Bukan memutuskan, baru mengadili. Sekarang, status saya belum diadili, tutupnya. [initial]
(esa/pra)
Peristiwa terjadi karena keputusan kontroversial dari wasit Jerry Elly. Menyadari hal tersebut memberikan efek negatif, manajer Bonek FC, Gede Widiade sangat berharap aksi WO dan penyebabnya dapat menjadi pembelajaran. Sehingga, tidak terulang pada kemudian hari.
Saya akan menjelaskan kebenaran di lapangan kepada Komdis (Komisi Disiplin) Piala Presiden. Tujuan saya, supaya menjadi bahan introspeksi. Saya juga tidak tahu, apa dilakukan bersifat individual atau korps. Imbauan saya, ini menjadi introspeksi, termasuk juga untuk wasit. Saya akui tidak semua pemain betul, begitu juga manajer, ujar Gede.
Akibatnya, Bonek FC kini dalam bayangan sanksi dari promotor Piala Presiden. Yakni, berupa membayar denda Rp 200 juta. Gede Widiade mengakui, tidak ingin berandai-andai terkait kemungkinan tersebut.
Menurut Gede pihaknya dijadwalkan bertemu dengan Komdis Piala Presiden, Sabtu (3/10). Denda sebesar Rp 200 juta, menyusul adanya rekomendasi dari promotor Piala Presiden. Sesuai regulasi, aksi WO seharusnya diganjar minimal denda Rp100 juta.
Komdis seharusnya memanggil dahulu, baru memutuskan. Bukan memutuskan, baru mengadili. Sekarang, status saya belum diadili, tutupnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Datangi PSSI, Bonek FC Curhat Soal WO di Piala Presiden
Ngotot Gunakan Nama Persebaya, Gede Siapkan Langkah Hukum
Sriwijaya Tak Anggap Menang WO Dari Bonek FC Sebagai Keuntungan
Ibnu Grahan Izinkan Evan Dimas Gabung PON Jatim
Usut WO Bonek FC, Tim Transisi Ingin Semifinal Piala Presiden Tetap Jalan
Ini Alasan Bonek FC Mogok Menurut Anggota Tim Transisi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
Liga Inggris 27 April 2026, 16:11
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














