Gede Widiade Gugat Penggunaan Nama Persebaya Surabaya
Editor Bolanet | 13 September 2015 21:03
- CEO Persebaya yang berkompetisi di Piala Presiden, Gede Widiade, tengah berang. Penyebabnya, turnamen Piala Kemerdekaan yang diprakarsai Tim Transisi telah melakukan perbuatan sewenang-wenang dengan menggunakan nama timnya.
Hal tersebut terjadi dalam laga ekshibisi partai final Piala Kemerdekaan antara Persebaya 1927 melawan Persekap Pasuruan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9).
Besok, Senin (14/9) pagi kami akan protes keras. Kami akan lakukan gugatan kepada semua pihak yang terkait terutama dengan BOPI, ujar Gede.
Sosok yang pernah menjabat sebagai Manajer tim nasional Indonesia U-23 tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sudah bersikap bijak dan terbuka di Piala Presiden, yakni dengan mengikuti keinginan promotor dan BOPI agar masyarakat bisa menyaksikan pertandingan dengan baik, hidup, antusias dan lancar.
Tidak lain yang dimaksud Gede adalah, dengan mengganti Persebaya menjadi Persebaya United.
Bunyi kesepakatan kami dengan promotor maupun BOPI adalah, bagaimana kami bisa bermain di Piala Presiden dengan menggunakan nama Persebaya United. Sementara di Piala Kemerdekaan, menggunakan nama Persebaya 1927. Namun nyatanya, perbuatan yang sangat tidak manusiawi dan tidak sportif dilakukan oleh pihak-pihak terkait di Piala Kemerdekaan dengan menggunakan nama tim saya yakni Persebaya Surabaya, katanya.
Gugatan akan dilayangkan kepada semua pihak yakni Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan, BOPI, dan tentunya Tim Transisi yang semena-mena terhadap hukum sepak bola dan harga diri Persebaya Surabaya.
Saya dahulu menjadi CEO Persebaya 1927 atas dasar kecintaan terhadap sepak bola. Sekarang, saya berada di Persebaya yang benar juga atas dasar kecintaan saya kepada sepak bola. Namun mengapa, sepak bola dan khususnya Persebaya kami dirusak oleh orang-orang yang mengaku akan memperbaiki tata kelola sepak bola, dan nyatanya malah merusak sportifitas, imbuhnya.
Saya mau bicara ini agar semua masyarakat tahu dan menghormati sepak bola dengan baik. Kami akan langsung lakukan gugatan kepada semua pihak yang terkait, tutupnya. [initial]
(esa/asa)
Hal tersebut terjadi dalam laga ekshibisi partai final Piala Kemerdekaan antara Persebaya 1927 melawan Persekap Pasuruan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9).
Besok, Senin (14/9) pagi kami akan protes keras. Kami akan lakukan gugatan kepada semua pihak yang terkait terutama dengan BOPI, ujar Gede.
Sosok yang pernah menjabat sebagai Manajer tim nasional Indonesia U-23 tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sudah bersikap bijak dan terbuka di Piala Presiden, yakni dengan mengikuti keinginan promotor dan BOPI agar masyarakat bisa menyaksikan pertandingan dengan baik, hidup, antusias dan lancar.
Tidak lain yang dimaksud Gede adalah, dengan mengganti Persebaya menjadi Persebaya United.
Bunyi kesepakatan kami dengan promotor maupun BOPI adalah, bagaimana kami bisa bermain di Piala Presiden dengan menggunakan nama Persebaya United. Sementara di Piala Kemerdekaan, menggunakan nama Persebaya 1927. Namun nyatanya, perbuatan yang sangat tidak manusiawi dan tidak sportif dilakukan oleh pihak-pihak terkait di Piala Kemerdekaan dengan menggunakan nama tim saya yakni Persebaya Surabaya, katanya.
Gugatan akan dilayangkan kepada semua pihak yakni Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan, BOPI, dan tentunya Tim Transisi yang semena-mena terhadap hukum sepak bola dan harga diri Persebaya Surabaya.
Saya dahulu menjadi CEO Persebaya 1927 atas dasar kecintaan terhadap sepak bola. Sekarang, saya berada di Persebaya yang benar juga atas dasar kecintaan saya kepada sepak bola. Namun mengapa, sepak bola dan khususnya Persebaya kami dirusak oleh orang-orang yang mengaku akan memperbaiki tata kelola sepak bola, dan nyatanya malah merusak sportifitas, imbuhnya.
Saya mau bicara ini agar semua masyarakat tahu dan menghormati sepak bola dengan baik. Kami akan langsung lakukan gugatan kepada semua pihak yang terkait, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:20
-
Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Presiden 2026: Persija Jakarta vs Arema FC
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:56
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:47
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





