Gelandang Bhayangkara FC Ikhlas Gaji Dipotong, Asal Kompetisi Tak Dibatalkan
Dimas Ardi Prasetya | 31 Maret 2020 23:35
Bola.net - Sejumlah putusan dikeluarkan PSSI lewat surat bernomor 48/SKEP/ /III/2020 tentang 'Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 Dalam Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana virus corona'. Salah satunya mengenai gaji.
Federasi sepak bola di Tanah Air itu memperbolehkan klub membayar gaji pemain, pelatih, serta ofisial tim maksimal 25 persen dari kontrak yang telah disepakati. Berlaku mulai Maret-Juni.
Tak hanya itu, PSSI juga menetapkan status force majeure untuk kompetisi pada Maret-Juni. Kebijakan itu diambil merujuk keputusan pemerintah yang memperpanjang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana virus corona di Indonesia hingga 29 Mei.
Bila status tersebut tak diperpanjang pemerintah, maka kompetisi akan kembali digelar setelah 1 Juli. Namun bila sebaliknya, maka kompetisi bakal dihentikan.
Menanggapi putusan tersebut, pemain Bhayangkara FC, Alsan Sanda mengaku tak keberatan gajinya dipangkas. Namun, ia berharap kompetisi bisa dilanjutkan.
"Menurut saya sih kalau liganya semoga jangan sampai berhenti karena kasihan teman-teman yang menggantungkan kehidupan dari sepak bola. Kalau begitu pembayaran gaji 25 persen sih setuju. Jadi tidak sampai setop pendapatan teman-teman lainnya," ujar Alsan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Tak Pikirkan Gaji
Lebih lanjut, Alsan menegaskan bila ia dan beberapa rekannya di Bhayangkara FC yang berstatus anggota Polri tak memikirkan masalah pemangkasan gaji. Sebab sebagai anggota Polri, ia masih mendapat gaji.
"Kalau kita polisi bisa bertugas, walaupun tidak sebanyak main bola pendapatannya. Tapi tidak setop sama sekali," tuturnya.
"Pemain lain harus dipikirkan. Pada intinya pertama dan utama semoga permasalahan virus corona ini secepatnya selesai," imbuh Alsan.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Ruben Sanadi Prihatin dengan Rekan Seprofesi jika Gaji Dibayar 25 Persen
Hasil Tes Keluar, Keseluruhan Bhayangkara FC Negatif Virus Corona
Bhayangkara FC Cari Tahu Kebenaran Saddil Ramdani Lakukan Pengeroyokan
Usai Jalani Tes Virus Corona, Penyerang Bhayangkara FC Pilih Pulang Kampung
Ambil Tindakan Preventif, Bhayangkara FC Gelar Tes Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










