Hadapi PSM Makassar, Persela Waspadai Costas
Editor Bolanet | 26 Februari 2014 17:09
- Meski belum menunjukkan performa menjanjikan bersama skuat PSM Makassar, nama Mario Costas menjadi pemain yang diwaspadai oleh kubu Persela Lamongan jelang pertemuan kedua tim di Stadion Surajaya, Kamis (27/2) besok malam.
Bersama Michael Baird, Costas menjadi andalan lini depan tim asuhan Rudy William Keltjes tersebut. Pertandingan kontra Persela menjadi laga reuni bagi penyerang kelahiran Argentina tersebut. Selama dua musim berturut-turut Costas menjadi andalan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela.
Pelatih Persela, Eduard Tjong mengatakan, berhadapan dengan mantan klub akan membuat Costas bersemangat untuk tampil baik. Eduard memprediksi Costas bernafsu untuk menjaringkan bole ke jala tim biru langit. Tak mau itu terjadi, Eduard meminta pasukannya, utamanya lini belakang, memberikan penjagaan ketat.
Dia harus dijaga ketat. Jangan berikan ruang, ucap pelatih yang akrab disapa Edu tersebut.
Edu menganggap, ada keuntungan bila Costas dimainkan sejak menit awal. Sebab, para pemain belakang Persela pasti sudah hafal dengan karakter mantan rekannya tersebut. Dengan demikian, Edu beransumsi tak akan ada hambatan bagi pemain belakangnya untuk mematikan pergerakan Costas.
Pada lini belakang, Persela memiliki Roman Golian, Suroso dan Taufiq Kasrun. Sedangkan Dodok Anang meski menjadi andalan baru di lini belakang Persela, namun Dodok merupakan salah satu bek senior di Indonesia. Musim lalu, Dodok bergabung dengan Sriwijaya FC.
Kami diuntungkan karena pemain kami sudah tahu karakter Costas. Selain Costas, tentu banyak pemain PSM lainnya yang tak boleh dibiarkan bergerak bebas, tutup Edu. (faw/dzi)
Bersama Michael Baird, Costas menjadi andalan lini depan tim asuhan Rudy William Keltjes tersebut. Pertandingan kontra Persela menjadi laga reuni bagi penyerang kelahiran Argentina tersebut. Selama dua musim berturut-turut Costas menjadi andalan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela.
Pelatih Persela, Eduard Tjong mengatakan, berhadapan dengan mantan klub akan membuat Costas bersemangat untuk tampil baik. Eduard memprediksi Costas bernafsu untuk menjaringkan bole ke jala tim biru langit. Tak mau itu terjadi, Eduard meminta pasukannya, utamanya lini belakang, memberikan penjagaan ketat.
Dia harus dijaga ketat. Jangan berikan ruang, ucap pelatih yang akrab disapa Edu tersebut.
Edu menganggap, ada keuntungan bila Costas dimainkan sejak menit awal. Sebab, para pemain belakang Persela pasti sudah hafal dengan karakter mantan rekannya tersebut. Dengan demikian, Edu beransumsi tak akan ada hambatan bagi pemain belakangnya untuk mematikan pergerakan Costas.
Pada lini belakang, Persela memiliki Roman Golian, Suroso dan Taufiq Kasrun. Sedangkan Dodok Anang meski menjadi andalan baru di lini belakang Persela, namun Dodok merupakan salah satu bek senior di Indonesia. Musim lalu, Dodok bergabung dengan Sriwijaya FC.
Kami diuntungkan karena pemain kami sudah tahu karakter Costas. Selain Costas, tentu banyak pemain PSM lainnya yang tak boleh dibiarkan bergerak bebas, tutup Edu. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming PSM vs Persib - Pekan 33 BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 12:35
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 17 Mei 2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 09:09
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












