Hamka Hamzah Kenang Pengalaman Tangkap Pelaku Match Fixing
Serafin Unus Pasi | 4 Desember 2018 19:12
Bola.net - - Pesepakbola senior, Hamka Hamzah, membeber pengalamannya terkait skandal match fixing di Indonesia. Ia mengaku sempat menangkap pelaku match fixing yang mencoba masuk ke Borneo FC, yang menjadi klubnya pada 2015 lalu.
"Pada 2015 lalu, saya dan beberapa pemain Borneo lainnya, sudah nyata-nyata menangkap oknum yang ingin menyuap pemain kami," ujar Hamka, pada wartawan, beberapa waktu lalu.
"Namun, susah untuk melanjutkan pengusutan kasus tersebut. Hal ini karena ada alasan bahwa bukti nggak ada," sambungnya.
Hamka sendiri mengaku alasan tersebut agak sulit diterima. Pasalnya, pemain yang hendak disuap ini sudah mengaku ditawari untuk terlibat dalam praktik match fixing.
"Ini membuktikan bahwa susah bagi kita untuk menangkap pelaku match fixing. Memang pelaku yang kami tangkap sempat ditahan selama dua hari, setelahnya ia keluar dan nggak ada kabar lagi," tuturnya.
Lebih lanjut, Hamka berharap agar semua pihak tak hanya gembar-gembor mengenai match fixing. Pemain yang sekarang menjadi kapten Arema FC tersebut berharap ada langkah nyata untuk memberantas praktik lancung ini.
"Jangan gembar-gembor di media tentang match fixing tapi tak tak ada gerak nyata," tegasnya.
Kendati berat, Hamka menyebut memberantas match fixing bukanlah hal mustahil. Namun, ia menyebut hal ini tak bisa dilakukan sepihak saja.
"Kalau ingin memberantas match fixing, semua harus dilibatkan, termasuk aparat. Nggak bisa memberantas match fixing hanya mengandalkan federasi," ucap Hamka.
"Match fixing ini adalah hal yang sangat besar. Semua harus kerja sama," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









