Hampir Cekik Bayu Gatra, Andri Ibo Minta Maaf
Editor Bolanet | 21 Februari 2014 22:30
- Pemain belakang Persipura Jayapura Andri Ibo meminta maaf atas sikap kasarnya yang ingin mencekik leher gelandang Putra Samarinda, Bayu Gatra dalam pertandingan Indonesia Super League Wilayah Timur di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim, pada Jumat (14/2) lalu.
Saya minta maaf. Saya terbawa emosi permainan, tidak seharusnya saya berbuat demikian kepada Bayu. Saya juga minta maaf kepada publik sepak bola Tanah Air khususnya pendukung Putra Samarinda, katanya kepada Antara Jayapura, Jumat.
Saat itu Persipura Jayapura berhasil menahan imbang Putra Samarinda dengan skor 2-2 setelah sempat tertinggal 1-2 oleh gol Sultan Samma di menit ke-53. Namun skor akhirnya bisa disamakan oleh pemain belakang Mutiara Hitam lainnya, Bio Paulin Pierre pada menit 81.
Dalam pertandingan itu, kedua tim terlihat sama-sama saling serang sehingga muncul beberapa insiden, salah satunya saat Andri Ibo yang mencoba mengawal pergerakan Bayu Gatra. Saat itu pula Andri yang juga mantan pemain Persidafon terlihat hampir mencekik leher Bayu Gatra. Untung saja hal itu bisa ditengahi wasit yang memimpin pertandingan.
Andri mengakui sebagai pemain belakang, dirinya dituntut untuk tampil prima dan ngotot untuk menjaga daerahnya maupun pemain-pemain lawan yang ingin mengumpan bola ke dalam kotak penalti. Insiden itu tidak perlu terjadi jika saya tidak terbawa suasana pertandingan. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi saya, agar ke depannya lebih bersikap dewasa dan profesional, katanya.
Andri Ibo dan Bayu Gatra sejatinya pernah bermain bersama di timnas U-23, mereka berdua secara bersama-sama pernah membela Merah Putih di SEA Games 2013 saat dilatih Rahmad Darmawan. (ant/dzi)
Saya minta maaf. Saya terbawa emosi permainan, tidak seharusnya saya berbuat demikian kepada Bayu. Saya juga minta maaf kepada publik sepak bola Tanah Air khususnya pendukung Putra Samarinda, katanya kepada Antara Jayapura, Jumat.
Saat itu Persipura Jayapura berhasil menahan imbang Putra Samarinda dengan skor 2-2 setelah sempat tertinggal 1-2 oleh gol Sultan Samma di menit ke-53. Namun skor akhirnya bisa disamakan oleh pemain belakang Mutiara Hitam lainnya, Bio Paulin Pierre pada menit 81.
Dalam pertandingan itu, kedua tim terlihat sama-sama saling serang sehingga muncul beberapa insiden, salah satunya saat Andri Ibo yang mencoba mengawal pergerakan Bayu Gatra. Saat itu pula Andri yang juga mantan pemain Persidafon terlihat hampir mencekik leher Bayu Gatra. Untung saja hal itu bisa ditengahi wasit yang memimpin pertandingan.
Andri mengakui sebagai pemain belakang, dirinya dituntut untuk tampil prima dan ngotot untuk menjaga daerahnya maupun pemain-pemain lawan yang ingin mengumpan bola ke dalam kotak penalti. Insiden itu tidak perlu terjadi jika saya tidak terbawa suasana pertandingan. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi saya, agar ke depannya lebih bersikap dewasa dan profesional, katanya.
Andri Ibo dan Bayu Gatra sejatinya pernah bermain bersama di timnas U-23, mereka berdua secara bersama-sama pernah membela Merah Putih di SEA Games 2013 saat dilatih Rahmad Darmawan. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:17
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:15
-
Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:09
-
Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:50
-
Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













