FIFA Bikin Revolusi Seremoni Jelang Kick-off di Piala Dunia 2026, Ritual Lama Resmi Ditinggalkan!

FIFA Bikin Revolusi Seremoni Jelang Kick-off di Piala Dunia 2026, Ritual Lama Resmi Ditinggalkan!
Tampilan umum Stadion Arrowhead yang berganti nama menjadi Kansas City Stadium, Senin, 11 Mei 2026, menjelang pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Kansas City, Missouri. (c) AP Photo/Charlie Riedel

Bola.net - Piala Dunia 2026 belum dimulai, tetapi FIFA sudah membuat gebrakan besar. Kali ini perubahan tidak terjadi pada aturan permainan, melainkan pada seremonial sebelum pertandingan dimulai.

Selama bertahun-tahun, penggemar sepak bola sudah akrab dengan prosesi pemain berjalan keluar dari terowongan, berbaris di lapangan, lalu menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing negara. Tradisi tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari pertandingan internasional level tertinggi.

Namun, FIFA memutuskan untuk menghadirkan pengalaman baru pada Piala Dunia 2026. Organisasi sepak bola dunia itu mengumumkan konsep upacara pra-pertandingan yang berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.

Turnamen yang akan berlangsung di Amerika Utara itu dijadwalkan dimulai pada 11 Juni 2026. Laga pembuka akan mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City.

FIFA Perkenalkan Upacara 360 Derajat

FIFA mengonfirmasi bahwa setiap pertandingan Piala Dunia 2026 akan menggunakan konsep upacara pra-pertandingan baru bernama 360 derajat. Konsep ini dirancang agar seluruh penonton di stadion dapat merasakan pengalaman yang lebih dekat dengan para pemain.

“FIFA telah meluncurkan visi baru yang berani untuk upacara pra-pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026, yang dirancang untuk memperdalam hubungan antara pemain dan penggemar sekaligus meningkatkan momen yang sudah kaya akan antisipasi," jelas FIFA.

“Dikembangkan dengan penggemar dan tim sebagai intinya dan dipandu oleh lagu-lagu dari Album Resmi Piala Dunia FIFA 2026, upacara pra-pertandingan baru ini memperkenalkan konsep 360 derajat yang imersif yang mengubah stadion menjadi panggung bersama," sambungnya.

Sebagai bagian dari konsep tersebut, FIFA akan memasang dua spanduk bendera negara berukuran besar di sisi lapangan yang berlawanan. Selain itu, berbagai elemen visual tambahan akan ditempatkan di lapangan untuk menciptakan suasana yang lebih meriah.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 15 Juni 2026
Jerman Jerman
00:00 WIB
Curacao Curacao

Perubahan Besar Saat Lagu Kebangsaan Diputar

Perubahan Besar Saat Lagu Kebangsaan Diputar

Starting XI Timnas Meksiko saat melawan Serbia di laga uji coba jelang Piala Dunia 2026, pada 5 Juni 2026. (c) AP Photo/Moises Castillo

Salah satu perubahan paling mencolok terletak pada posisi para pemain saat lagu kebangsaan dinyanyikan. Jika sebelumnya pemain berdiri berbaris, kini seluruh anggota skuad pertandingan akan berkumpul di sekitar lingkaran tengah lapangan.

“Di mana pun pendukung duduk, masing-masing akan memiliki perspektif yang berbeda dan menarik, dengan spanduk bendera negara ekstra besar dan elemen di lapangan yang diposisikan dengan cermat untuk melibatkan penonton dengan cara yang otentik dan bermakna," tulis FIFA.

Pemain akan memasuki lapangan dari sisi yang paling dekat dengan terowongan melalui sebuah lengkungan khusus. Mereka juga akan didampingi oleh pengawal dari program pembinaan pemain muda yang menjadi bagian dari seremoni.

Semua Pemain Dilibatkan dalam Momen Bersejarah

Semua Pemain Dilibatkan dalam Momen Bersejarah

Logo Piala Dunia FIFA 2026 Los Angeles ditampilkan dalam acara media menjelang FIFA World Cup 2026 di Stadion SoFi, Inglewood, California, Selasa, 12 Mei 2026. (c) AP Photo/Jae C. Hong

Dalam format baru ini, bukan hanya sebelas pemain inti yang menjadi pusat perhatian. Seluruh pemain yang masuk dalam daftar pertandingan akan ikut ambil bagian dalam momen menyanyikan lagu kebangsaan.

"Hal ini memastikan bahwa setiap individu, bukan hanya sebelas pemain inti, merasakan momen simbolis kebanggaan dan emosi saat mewakili negara mereka di panggung sepak bola terbesar," jelas FIFA.

Setelah lagu kebangsaan selesai diputar, kedua tim akan melanjutkan prosesi seperti biasa. Para pemain akan berjabat tangan, melakukan sesi foto tim, dan kapten kedua tim akan mengikuti lemparan koin sebelum kick-off dimulai.