Hasil Audit Kementerian PUPR, Ada Tiga Hal yang Ikut Andil dalam Tragedi Kanjuruhan
Gia Yuda Pradana | 13 Oktober 2022 13:46
Bola.net - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membeber hasil audit teknis Kementerian PUPR terhadap bangunan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, yang menjadi lokasi hilangnya ratusan nyawa pada Tragedi Kanjuruhan, beberapa waktu lalu. Menurut Basuki Hadimuljono, berdasar hasil audit tersebut, ada tujuh rekomendasi sebagai bahan perbaikan terhadap Stadion Kanjuruhan.
Dari tujuh rekomendasi tersebut, menurut Basuki, tiga di antaranya berkaitan langsung dengan Tragedi Kanjuruhan. Tiga hal tersebut adalah: kondisi tangga di tribune.
"Di tribune ekonomi itu nggak ada tangganya, langsung tempat duduk. Untuk laki-laki pun susah naiknya. Untuk turun dalam kondisi panik mungkin juga bakal lebih susah," ungkap Basuki.
"Kedua adalah pintunya. Nggak ada bordes, istilahnya. Jenis pintunya pun bermacam-macam, ada yang harmonika, ada yang swing. Dalam kondisi panik, mungkin juga gelap, penonton menabrak pintu. Apalagi kondisinya juga curam dengan anak tangga yang tidak standar tinggi dan lebarnya. Pada saat aman mungkin nggak apa-apa, tapi ketika panik bisa jadi jatuh."
"Ketiga, tak ada pintu darurat. Yang ada hanya pintu servis. Enam pintu ini bisa dimasuki kendaraan darurat, tapi tidak bisa diakses penonton di tribune. Walau pintunya besar, tapi tidak bisa diakses penonton," sambungnya.
Selain itu, meurut Basuki ada empat rekomendasi lain yang didapat dari audit teknis tersebut. Empat rekomendasi ini adalah soal penerangan, kamar kecil, perimeter, kemudian pagar pembatas penonton mudah diloncati.
Sebelumnya, Kementerian PUPR -melalui Komite Kehandalan Bangunan Gedung- melakukan audit teknis terhadap kondisi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Komite ini, menurut Basuki, diisi oleh sejumlah pakar di bidangnya masing-masing.
Audit ini dilakukan untuk mengurai salah satu permasalahan yang terkait dalam Tragedi Kanjuruhan. Selain itu, menurut Basuki, audit ini juga dilakukan agar ke depannya permasalahan yang sama tak terjadi lagi.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Lapor TGIPF

Lebih lanjut, Basuki menyebut bahwa hasil audit ini akan menjadi bahan laporan mereka ke Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), yang dipimpin Menko Polhukam, Mahfud MD. Rencananya, sore ini, mereka akan menyerahkan laporan tersebut.
"Laporan ini juga merupakan bagian dari kerja TGIPF," ucap Basuki.
"Sore ini, kami akan laporkan ke TGIPF untuk dibahas, dirangkum, dan besok dilaporkan ke Presiden," ia menambahkan.
Rehab Total Stadion Kanjuruhan

Menurut Basuki, dengan kondisi saat ini, Kanjuruhan tak layak menggelar pertandingan-pertandingan yang melibatkan banyak penonton. Karenanya, agar layak digunakan sebagaimana mestinya, stadion ini akan direhab total.
"Tujuh rekomendasi ini akan digunakan sebagai kriteria untuk merehab dan merenovasi secara total Stadion Kanjuruhan," ucap Basuki.
"Ini merupakan tugas lanjutan yang diberikan oleh Bapak Presiden," ia menambahkan.
Mulai 2023

Basuki menyebut bahwa tim Kementerian PUPR akan segera mendesain konsep rehab dan renovasi Stadion Kanjuruhan. Tahap ini, kemungkinan bakal berlangsung tiga sampai empat bulan ke depan.
"Setelah itu, 2023 kita akan mulai rehab dan renovasi stadion. Mudah-mudahan setahun selesai," ucap Basuki.
"Anggarannya dari APBN," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ada Dugaan Konspirasi di Balik Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Eks Ketua Panpel Arema FC
- Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ziarahi Pintu 13 Stadion Kanjuruhan
- AFG dan Persik Kediri Siapkan Psikolog untuk Dampingi Korban Tragedi Kanjuruhan
- Rombongan Persik Kediri Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan
- FIFA Sedang Kumpulkan Data dan Siap Pastikan Liga akan Berjalan Tak Lama Lagi
- Shin Tae-yong: Saya Mundur dari Timnas Indonesia Jika Iwan Bule Mundur dari Ketua Umum PSSI
- Sepenggal Cerita Aji Santoso dari Tragedi Kanjuruhan: Saya Menangis, Saya Terpukul
- Ketua PSSI akhirnya Angkat Bicara usai Menghadap TGIPF Tragedi Kanjuruhan
- Pernyataan Polisi bahwa Gas Air Mata Tak Membunuh Disebut Defensif dan Tak Berempati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












