Hasil Pertandingan: Arema Cronus 4-4 Persija Jakarta
Editor Bolanet | 4 April 2015 20:57
- Penuh Drama, Arema Dipaksa Persija Imbang di Kandang
Arema Cronus harus puas berbagi angka pada laga perdana mereka di ajang QNB League 2015. Tampil di kandang mereka, Stadion Kanjuruhan, Sabtu (04/04), mereka dipaksa imbang Persija Jakarta dengan skor 4-4.
Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Persija begitu laga dimulai. Mengandalkan kecepatan Samsul Arif dan Ahmad Alfarizi di sisi kiri, anak asuh Suharno ini berupaya membongkar pertahanan Macan Kemayoran.
Sementara, Persija nampak ogah melakoni permainan cepat tuan rumah. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan lebih banyak menunggu kesempatan serangan balik baru secara perlahan mengurung pertahanan Arema.
Kebuntuan akhirnya pecah menit 10. Umpan silang Arif Suyono diteruskan ke mulut gawang oleh sundulan kepala Samsul Arif. Tanpa kesulitan, Cristian Gonzales menyundul bola menjebol gawang Adixi Lenzivio.
Tertinggal, Persija meningkatkan tempo permainan. Namun, peluang mereka menyamakan kedudukan melalui sepakan Syaiful Indra Cahya pada menit 13 gagal. Kurnia Meiga sigap menepis bola yang meluncur ke gawangnya.
Menit 18, Bambang Pamungkas akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Eksekusi penaltinya mampu mengecoh Kurnia Meiga.
Penalti ini diberikan wasit Handri Kristanto menyusul pelanggaran Igbonefo pada Bepe -sapaan karib Bambang. Alih-alih menghalau bola umpan diagonal Ismed Sofyan pada Bepe, kaki Igbonefo justru melanggar kapten Persija itu.
Ahmad Alfarizi nyaris membawa Arema kembali unggul. Namun, sepakan dari luar kotak penalti Alfarizi masih melambung tipis di atas mistar gawang Adixi.
Alih-alih unggul, Arema justru kembali kebobolan pada menit 29. Kali ini tendangan bebas Bepe meluncur mulus menembus gawang Kurnia Meiga.
Tak memerlukan waktu lama bagi Arema membalas gol Bepe itu. Semenit berselang, memanfaatkan umpan silang Arif Suyono, Samsul Arif melepas tendangan voli ke gawang Adixi.
Arema berbalik unggul pada menit 37. Kali ini, sundulan Fabiano Beltrame, memanfaatkan tendangan bebas Ahmad Bustomi meluncur ke gawang Persija.
Gol ini sempat diprotes penggawa Persija. Mereka menilai bola sempat mengenai tangan Fabiano sebelum masuk ke gawang Adixi. Namun, protes ini tak berlangsung lama. Tak sampai semenit laga kembali dilanjutkan.
Tertinggal, para penggawa Persija coba kembali menyamakan kedudukan. Mereka sempat mengurung pertahanan tuan rumah. Namun, barisan belakang Arema masih mampu menghalau bola-bola yang mengancam gawang mereka.
Pada babak kedua, Arema mengubah skema mereka. Suharno memasukkan Purwaka Yudi menggantikan Arif Suyono.
Berkurangnya kekuatan di lini penyerangan Arema dimanfaatkan penggawa Persija. Mereka leluasa menekan pertahanan Arema melalui kecepatan Syaiful Indra Cahya dan Greg Nwokolo.
Berupaya meredam serangan Persija, Suharno kembali mengubah komposisi pemain. Ferry Aman Saragih ditarik keluar pada menit 53 digantikan I Gede Sukadana.
Masuknya Sukadana membuat permainan kembali berimbang. Tak hanya diserang, Arema mampu menekan pertahanan Persija. Walhasil, terjadi jual beli serangan antar kedua tim.
Menit 71, Arema mendapat peluang mencetak gol tambahan. Namun kali ini sepakan Ahmad Bustomi masih menghajar mistar gawang Adixi dan melambung ke luar lapangan.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan pada menit 75. Kali ini, Bambang Pamungkas kembali membobol gawang Kurnia Meiga Tendangan bebasnya meluncur mulus melewati pagar betis dan bersarang di sisi kiri gawang Kurnia Meiga.
Tujuh menit berselang, Persija kembali mencetak gol. Kali ini Greg Nwokolo menaklukkan Kurnia Meiga dan menceploskan bola ke gawang mantan klubnya itu.
Kondisi Arema kian porak poranda. Dalam keadaan tertinggal, mereka harus bermain dengan sepuluh orang menyusul diusirnya Ahmad Alfarizi.
Sampai laga usai, Cristian Gonzales dan kawan-kawan berusaha menyamakan kedudukan. Beruntung pada injury time, mereka mendapat penalti buah handsball penggawa Persija. Fabiano yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut dan menyelamatkan muka Arema. (den/pra)
Arema Cronus harus puas berbagi angka pada laga perdana mereka di ajang QNB League 2015. Tampil di kandang mereka, Stadion Kanjuruhan, Sabtu (04/04), mereka dipaksa imbang Persija Jakarta dengan skor 4-4.
Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Persija begitu laga dimulai. Mengandalkan kecepatan Samsul Arif dan Ahmad Alfarizi di sisi kiri, anak asuh Suharno ini berupaya membongkar pertahanan Macan Kemayoran.
Sementara, Persija nampak ogah melakoni permainan cepat tuan rumah. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan lebih banyak menunggu kesempatan serangan balik baru secara perlahan mengurung pertahanan Arema.
Kebuntuan akhirnya pecah menit 10. Umpan silang Arif Suyono diteruskan ke mulut gawang oleh sundulan kepala Samsul Arif. Tanpa kesulitan, Cristian Gonzales menyundul bola menjebol gawang Adixi Lenzivio.
Tertinggal, Persija meningkatkan tempo permainan. Namun, peluang mereka menyamakan kedudukan melalui sepakan Syaiful Indra Cahya pada menit 13 gagal. Kurnia Meiga sigap menepis bola yang meluncur ke gawangnya.
Menit 18, Bambang Pamungkas akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Eksekusi penaltinya mampu mengecoh Kurnia Meiga.
Penalti ini diberikan wasit Handri Kristanto menyusul pelanggaran Igbonefo pada Bepe -sapaan karib Bambang. Alih-alih menghalau bola umpan diagonal Ismed Sofyan pada Bepe, kaki Igbonefo justru melanggar kapten Persija itu.
Ahmad Alfarizi nyaris membawa Arema kembali unggul. Namun, sepakan dari luar kotak penalti Alfarizi masih melambung tipis di atas mistar gawang Adixi.
Alih-alih unggul, Arema justru kembali kebobolan pada menit 29. Kali ini tendangan bebas Bepe meluncur mulus menembus gawang Kurnia Meiga.
Tak memerlukan waktu lama bagi Arema membalas gol Bepe itu. Semenit berselang, memanfaatkan umpan silang Arif Suyono, Samsul Arif melepas tendangan voli ke gawang Adixi.
Arema berbalik unggul pada menit 37. Kali ini, sundulan Fabiano Beltrame, memanfaatkan tendangan bebas Ahmad Bustomi meluncur ke gawang Persija.
Gol ini sempat diprotes penggawa Persija. Mereka menilai bola sempat mengenai tangan Fabiano sebelum masuk ke gawang Adixi. Namun, protes ini tak berlangsung lama. Tak sampai semenit laga kembali dilanjutkan.
Tertinggal, para penggawa Persija coba kembali menyamakan kedudukan. Mereka sempat mengurung pertahanan tuan rumah. Namun, barisan belakang Arema masih mampu menghalau bola-bola yang mengancam gawang mereka.
Pada babak kedua, Arema mengubah skema mereka. Suharno memasukkan Purwaka Yudi menggantikan Arif Suyono.
Berkurangnya kekuatan di lini penyerangan Arema dimanfaatkan penggawa Persija. Mereka leluasa menekan pertahanan Arema melalui kecepatan Syaiful Indra Cahya dan Greg Nwokolo.
Berupaya meredam serangan Persija, Suharno kembali mengubah komposisi pemain. Ferry Aman Saragih ditarik keluar pada menit 53 digantikan I Gede Sukadana.
Masuknya Sukadana membuat permainan kembali berimbang. Tak hanya diserang, Arema mampu menekan pertahanan Persija. Walhasil, terjadi jual beli serangan antar kedua tim.
Menit 71, Arema mendapat peluang mencetak gol tambahan. Namun kali ini sepakan Ahmad Bustomi masih menghajar mistar gawang Adixi dan melambung ke luar lapangan.
Asyik menyerang, Arema justru kebobolan pada menit 75. Kali ini, Bambang Pamungkas kembali membobol gawang Kurnia Meiga Tendangan bebasnya meluncur mulus melewati pagar betis dan bersarang di sisi kiri gawang Kurnia Meiga.
Tujuh menit berselang, Persija kembali mencetak gol. Kali ini Greg Nwokolo menaklukkan Kurnia Meiga dan menceploskan bola ke gawang mantan klubnya itu.
Kondisi Arema kian porak poranda. Dalam keadaan tertinggal, mereka harus bermain dengan sepuluh orang menyusul diusirnya Ahmad Alfarizi.
Sampai laga usai, Cristian Gonzales dan kawan-kawan berusaha menyamakan kedudukan. Beruntung pada injury time, mereka mendapat penalti buah handsball penggawa Persija. Fabiano yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut dan menyelamatkan muka Arema. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



