HT Review: Indonesia Selection vs Inter Milan
Editor Bolanet | 24 Mei 2012 20:16
- Pelatih Aji Santoso yang hanya memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan tim menghadapi memilih untuk menggabungkan para pemain lokal dengan pemain asing di kompetisi Indonesia Premier League.
Indonesia tampil dengan formasi 4-2-3-1 dan menempatkan seorang Edward Wilson Junior di lini depan. Pemain Semen Padang tersebut didukung tiga gelandang serang yakni, Andik Vermansyah, Karlovic serta Rasyid.
Sementara Inter Milan hanya menempatkan tiga pemain yang memiliki pengalaman merumput di Serie A. Kapten Javier Zanetti, Giampaolo Pazzini dan Angelo Palombo menemani para pemain muda Inter Milan sejak kick off.
Peluang pertama datang dari kubu Indonesian Liga Selection. Akselerasi Andik Vermansyah dari kiri pertahanan Inter Milan berhasil melewati Biraghi. Namun sayang Karlovic gagal memaksimalkan pemain Persebaya tersebut.
Selang empat menit kemudian, giliran Edward Wilson Junior yang mendapatkan peluang matang. Kali ini keberuntungan belum juga berpihak bagi tim Indonesia selection. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti hanya mampu membentur mistar gawang Inter yang dikawal Di Gennaro.
Penampilan anak asuh Aji Santoso berhasil merepotkan pertahanan Inter Milan yang dikomandoi Ivan Cordoba. Kecepatan Andik dan Edward Wilson Junior membuat pertahanan Inter bekerja keras menahan gempuran Indonesian Selection.
Terus memberikan tekanan, petaka justru datang untuk Indonesian Selection. Sebuah kesalahan antisipasi dari Oktavio Dutro pada menit 37 berhasil dimanfaatkan oleh Samuele Longo untuk merubah skor menjadi 1-0.
Tiga menit kemudian, Longo kembali membahayakan gawang Aji Saka. Beruntung tendangannya tersebut masih mampu diamankan oleh kiper Arema Indonesia IPL tersebut. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Susunan Pemain
Liga Selection : Aji Saka, David Pagbe, Otavio Dutra (c), GM Siregar, Syaiful Indra, Diego Michiels, Kurniawan, Andik Vermansyah, Mario Karlovic, Kwon Jun. Eduard Wilson Junior.
Inter Milan : Raffaele Di Gennaro, Ivan Cordoba, Javier Janetti (c), Paolo Hernan Dellafiore, Cristiano Biraghi, Angelo Palombo, Andrea Poli, Lorenzo Crisetig, Samuele Longo, Giovanni Terrani (bola/dzi)
Indonesia tampil dengan formasi 4-2-3-1 dan menempatkan seorang Edward Wilson Junior di lini depan. Pemain Semen Padang tersebut didukung tiga gelandang serang yakni, Andik Vermansyah, Karlovic serta Rasyid.
Sementara Inter Milan hanya menempatkan tiga pemain yang memiliki pengalaman merumput di Serie A. Kapten Javier Zanetti, Giampaolo Pazzini dan Angelo Palombo menemani para pemain muda Inter Milan sejak kick off.
Peluang pertama datang dari kubu Indonesian Liga Selection. Akselerasi Andik Vermansyah dari kiri pertahanan Inter Milan berhasil melewati Biraghi. Namun sayang Karlovic gagal memaksimalkan pemain Persebaya tersebut.
Selang empat menit kemudian, giliran Edward Wilson Junior yang mendapatkan peluang matang. Kali ini keberuntungan belum juga berpihak bagi tim Indonesia selection. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti hanya mampu membentur mistar gawang Inter yang dikawal Di Gennaro.
Penampilan anak asuh Aji Santoso berhasil merepotkan pertahanan Inter Milan yang dikomandoi Ivan Cordoba. Kecepatan Andik dan Edward Wilson Junior membuat pertahanan Inter bekerja keras menahan gempuran Indonesian Selection.
Terus memberikan tekanan, petaka justru datang untuk Indonesian Selection. Sebuah kesalahan antisipasi dari Oktavio Dutro pada menit 37 berhasil dimanfaatkan oleh Samuele Longo untuk merubah skor menjadi 1-0.
Tiga menit kemudian, Longo kembali membahayakan gawang Aji Saka. Beruntung tendangannya tersebut masih mampu diamankan oleh kiper Arema Indonesia IPL tersebut. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Susunan Pemain
Liga Selection : Aji Saka, David Pagbe, Otavio Dutra (c), GM Siregar, Syaiful Indra, Diego Michiels, Kurniawan, Andik Vermansyah, Mario Karlovic, Kwon Jun. Eduard Wilson Junior.
Inter Milan : Raffaele Di Gennaro, Ivan Cordoba, Javier Janetti (c), Paolo Hernan Dellafiore, Cristiano Biraghi, Angelo Palombo, Andrea Poli, Lorenzo Crisetig, Samuele Longo, Giovanni Terrani (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















