Hujan Peluang, Rahmad Darmawan Sebut Timnya Kurang Tenang
Editor Bolanet | 20 April 2014 19:17
- Empat gol dilesakkan Persebaya Surabaya saat mengalahkan Perseru Serui dengan skor 4-0, Minggu (20/4) sore. Seharusnya, Persebaya bisa mencetak lebih dari itu mengingat banyaknya peluang yang mereka lahirkan pada pertandingan ini.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (20/4) sore, peta gol Persebaya dibuka lewat contekan Alfin Tuasalamony menit ke-19. Berlanjut pada gol Greg Nwokolo menit ke-50, Pacho Kenmogne menit ke-58 dan gol kedua Greg menit ke66.
Setelah kita menang 4-0, sepertinya anak-anak kurang konsentrasi. Banyak hal yang sebenarnya mudah justru menjadi sulit. Seperti peluang itu tadi, kata Rahmad Darmawan.
Rahmad menyebut, gol kedua Persebaya yang dicetak Greg adalah pemicu kebangkitan skuatnya. Tadi kadang-kadang anak-anak merasa di atas angin. Tapi tak benar bila kita dianggap meremehkan, sambung eks pelatih Arema Cronus ini.
Pada pertandingan malam ini, Persebaya sempat terpancing dengan tempo lawan, khususnya pada babak pertama. Rahmad menyebut Perseru bermain ultra defensive dengan menempatkan tiga centre back di belakang.
Solusi untuk mengatasi compact defence adalah, mau tidak mau harus memancing lawan untuk keluar, jelas Rahmad. Pada babak pertama, Rahmad juga menyebut pasukannya terlalu terburu-buru menusuk ke pertahanan Perseru.
Pada babak kedua saya minta bersabar. Kami coba bermain efektif dengan sayap, tutup Rahmad. (faw/dzi)
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (20/4) sore, peta gol Persebaya dibuka lewat contekan Alfin Tuasalamony menit ke-19. Berlanjut pada gol Greg Nwokolo menit ke-50, Pacho Kenmogne menit ke-58 dan gol kedua Greg menit ke66.
Setelah kita menang 4-0, sepertinya anak-anak kurang konsentrasi. Banyak hal yang sebenarnya mudah justru menjadi sulit. Seperti peluang itu tadi, kata Rahmad Darmawan.
Rahmad menyebut, gol kedua Persebaya yang dicetak Greg adalah pemicu kebangkitan skuatnya. Tadi kadang-kadang anak-anak merasa di atas angin. Tapi tak benar bila kita dianggap meremehkan, sambung eks pelatih Arema Cronus ini.
Pada pertandingan malam ini, Persebaya sempat terpancing dengan tempo lawan, khususnya pada babak pertama. Rahmad menyebut Perseru bermain ultra defensive dengan menempatkan tiga centre back di belakang.
Solusi untuk mengatasi compact defence adalah, mau tidak mau harus memancing lawan untuk keluar, jelas Rahmad. Pada babak pertama, Rahmad juga menyebut pasukannya terlalu terburu-buru menusuk ke pertahanan Perseru.
Pada babak kedua saya minta bersabar. Kami coba bermain efektif dengan sayap, tutup Rahmad. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semen Padang vs Persebaya: Tetap Membumi, Bajul Ijo!
Liga Inggris 15 Mei 2026, 14:59
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Semen Padang vs Persebaya?
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:59
-
Live Streaming Siaran Langsung Semen Padang vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:45
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















