'Hukuman Bagi 6 Anggota Exco Bentuk Balas Dendam'
Editor Bolanet | 7 Mei 2013 10:58
- Keputusan Komite Disiplin PSSI yang menghukum enam anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI menuai kecaman. Tindakan badan yang dipimpin Hinca Panjaitan ini dinilai tak lebih dari sekedar balas dendam.
Hukuman sepuluh tahun terhadap enam anggota Exco yang walk out saat KLB PSSI, adalah bentuk balas dendam. Penjatuhan vonis tanpa pemeriksaan pada tersangka adalah tirani dan bentuk kesewenang-wenangan, ujar pengamat sepakbola, Tondo Widodo.
Sebelumnya, dalam rapat Komite Eksekutif, Senin (06/05), diambil keputusan bahwa enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Bob Hippy) dijatuhi hukuman tidak boleh aktif dari sepakbola selama sepuluh tahun. Hukuman ini dijatuhkan karena enam orang tersebut dinilai memalsukan dokumen organisasi, yaitu notulen Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013.
Lebih lanjut, Tondo yakin bahwa 'balas dendam' ini bakal menjadi langgam organisasi PSSI ke depannya. Dia juga menyebut bahwa, saat ini, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, tak berdaya dalam menghadapi kepungan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Bahkan, Juni besok (Kongres Tahunan PSSI, 15 Juni 2013, red), kemungkinan pertanggungjawaban Djohar akan ditolak peserta kongres dan itu adalah akhir dari Djohar di PSSI, Tondo menegaskan. (den/mac)
Hukuman sepuluh tahun terhadap enam anggota Exco yang walk out saat KLB PSSI, adalah bentuk balas dendam. Penjatuhan vonis tanpa pemeriksaan pada tersangka adalah tirani dan bentuk kesewenang-wenangan, ujar pengamat sepakbola, Tondo Widodo.
Sebelumnya, dalam rapat Komite Eksekutif, Senin (06/05), diambil keputusan bahwa enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Sihar Sitorus, Farid Rahman, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Bob Hippy) dijatuhi hukuman tidak boleh aktif dari sepakbola selama sepuluh tahun. Hukuman ini dijatuhkan karena enam orang tersebut dinilai memalsukan dokumen organisasi, yaitu notulen Rapat Exco tertanggal 7 Maret 2013.
Lebih lanjut, Tondo yakin bahwa 'balas dendam' ini bakal menjadi langgam organisasi PSSI ke depannya. Dia juga menyebut bahwa, saat ini, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, tak berdaya dalam menghadapi kepungan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Bahkan, Juni besok (Kongres Tahunan PSSI, 15 Juni 2013, red), kemungkinan pertanggungjawaban Djohar akan ditolak peserta kongres dan itu adalah akhir dari Djohar di PSSI, Tondo menegaskan. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








