Ibnu Sanjung Pemain Surabaya United
Editor Bolanet | 20 Desember 2015 07:12
Ibnu salut karena anak buahnya tetap main apik meski di tengah kondisi yang serba semerawut. Meski di internal bermasalah, luar bermasalah, tapi mereka menunjukkan semangat pantang menyerang, ucap Ibnu.
Surabaya United juga pincang karena tiga pemain inti, yakni Jandri Pitoy, Otavio Dutra dan Pedro Javier Velazquez. Mereka sudah didepak dua hari sebelum pertandingan. Hal itu pasti pengaruh ke tim. Mereka biasa main sebagai starter. Tapi hal itu sudah biasa dalam sebuah klub, lanjut pelatih berkumis tebal ini.
Dalam pertandingan ini, Surabaya United juga mengenakan pita hitam di lengannya. Ini adalah bentuk bela sungkawa atas meninggalnya dua Aremania di Sragen. Kita menghargai Arema dengan pakai pita hitam. Kita juga mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Surabaya, tutup Ibnu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontra PS TNI, Arema Dituntut Kian Agresif
Bola Indonesia 15 Februari 2017, 10:37
-
Ini Alasan Arema FC Kesulitan Tambah Amunisi Stopper dan Striker
Bola Indonesia 9 Februari 2017, 16:05
-
Keluarga, Alasan Ryuji Tinggalkan Arema FC
Bola Indonesia 2 Februari 2017, 10:00
-
Arema FC Dapatkan Modal Tambahan Jelang Kompetisi 2017
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 15:11
-
Banyak Pemain Muda di Arema FC, Ini Kata Ahmad Bustomi
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 14:43
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













