Ihwal Pengganti Ratu Tisha, Ini Asa Arema FC
Serafin Unus Pasi | 13 April 2020 22:41
Bola.net - Arema FC membeber harapan mereka soal sosok yang akan menggantikan sosok Ratu Tisha Destria, sebagai Sekretaris Jenderal PSSI. Klub berlogo singa mengepal ini berharap agar Sekretaris Jenderal PSSI mendatang lebih baik ketimbang Tisha, sapaan karin Ratu Tisha Destria.
"Tentu, sebagai klub, yang notabene anggota PSSI, kami punya harapan soal pengganti Sekjen PSSI, yang mengundurkan diri. Kami ingin pengganti sekjen lebih baik ketimbang saat ini," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.
"Ratu Tisha sudah sangat bagus menjalani tugasnya, tapi kami berharap yang menggantikannya bisa lebih bagus," sambungnya.
Selain itu, ada harapan lain lagi yang diungkapkan Ruddy soal sosok pengganti Tisha. Salah satunya, sosok pengganti ini harus bisa sejalan dengan para pemangku kepentingan di sepak bola Indonesia.
"Pengganti ini pun harus komunikatif, baik ke pengurus maupun ke anggota," tuturnya.
Sebelumnya, Ratu Tisha Destria resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. Selain berpamitan melalui surat resmi, dia pun berpamitan melalui unggahan di akun instagramnya.
Tisha sendiri sebelumnya merupakan sekjen perempuan pertama sekaligus termuda yang dimiliki PSSI. Dia menjabat sebagai sekjen mulai 2017 silam.
Sebelum menjabat sebagai Sekjen PSSI pun, alumnus ITB ini sudah lekat dengan sepak bola. Setelah menjadi manajer tim sepak bola di kampusnya, pada 2013, dia menempuh pendidikan master di FIFA.
Tisha menjadi satu dari 28 orang yang terpilih mengikuti program tersebut. 28 orang ini terpilih dari 6400 pendaftar. Pada akhir program, dia menempati peringkat tujuh dari 28 peserta.
Sepulang dari program tersebut, Tisha bersama sejumlah rekannya mendirikan Labbola, lembaga penyedia data statistik sepak bola. Kemudian, pada 2016, ia menjadi Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bukan Posisi Enteng
Lebih lanjut, Ruddy menyebut bahwa mencari sosok sekjen PSSI pengganti Tisha bukanlah hal mudah. Pasalnya, menurut manajer berusia 48 tahun tersebut, sekjen adalah otak organisasi.
"Selain memiliki pengetahuan sepak bola dan organisasi, sosok sekjen menurut saya harus juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan para pemangku kepentingan," papar Ruddy.
"Namun, saya optimistis, ke depannya akan ada sekjen yang memenuhi kriteria-kriteria ini," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20













