Ihwal Sanksi PSSI, PSIS Semarang Disarankan Banding
Editor Bolanet | 26 November 2014 20:25
- Sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI pada PSIS Semarang -juga pada PSS Sleman- dinilai mematikan karir pemain dan pelatih, juga offisial yang terlibat pertandingan tersebut. Penilaian ini dilontarkan salah seorang legenda PSIS, Agus Santoso.
Kalau sanksi yang sekarang muncul ini, ya memang mematikan. Kalau namanya sanksi seumur hidup, nggak usah pakai denda, ujar pemain yang membawa PSIS menjuarai kompetisi Perserikatan pada 1987 lalu ini.
Karenanya, sanksi ini harus dibanding terlebih dahulu, sambungnya.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS- membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Menyusul insiden tersebut, Kamis (20/11), Komdis PSSI mengumumkan hasil investigasi ihwal sepakbola gajah antara PSIS Semarang dan PSS Sleman. Dari hasil investigasi mereka, lembaga yang dipimpin Hinca Panjaitan ini menjatuhkan sanksi berat pada kedua tim tersebut.
Lebih lanjut, Agus menilai insiden ini juga bisa terjadi tanpa direncanakan. Menurut pria berusia 52 tahun ini, insiden tersebut bisa jadi hanya dipicu spontanitas.
Bisa jadi, karena masih berusia muda, pemain-pemain PSIS kaget dengan pertandingan seperti ini, tandasnya. (den/dim)
Kalau sanksi yang sekarang muncul ini, ya memang mematikan. Kalau namanya sanksi seumur hidup, nggak usah pakai denda, ujar pemain yang membawa PSIS menjuarai kompetisi Perserikatan pada 1987 lalu ini.
Karenanya, sanksi ini harus dibanding terlebih dahulu, sambungnya.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS- membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Menyusul insiden tersebut, Kamis (20/11), Komdis PSSI mengumumkan hasil investigasi ihwal sepakbola gajah antara PSIS Semarang dan PSS Sleman. Dari hasil investigasi mereka, lembaga yang dipimpin Hinca Panjaitan ini menjatuhkan sanksi berat pada kedua tim tersebut.
Lebih lanjut, Agus menilai insiden ini juga bisa terjadi tanpa direncanakan. Menurut pria berusia 52 tahun ini, insiden tersebut bisa jadi hanya dipicu spontanitas.
Bisa jadi, karena masih berusia muda, pemain-pemain PSIS kaget dengan pertandingan seperti ini, tandasnya. (den/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Kekalahan Beruntun Bikin Mental PSS Sleman Tertekan
Bola Indonesia 24 September 2026, 17:13
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






