Ihwal Sosok Menpora Anyar, SOS: Blunder
Serafin Unus Pasi | 23 Oktober 2019 20:15
Bola.net - Terpilihnya sosok Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024 mendapat tanggapan Save Our Soccer (SOS). Lembaga yang concern dengan perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut menilai keputusan ini sebagai sebuah blunder.
"Menurut saya, dari sudut pandang olahraga, hal ini adalah sebuah blunder," ucap Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada Bola.net.
"Dari rekam jejaknya, ia tidak pernah sedikit pun menyentuh olahraga. Ia pun tak kenal dengan filosofi olahraga. Dikhawatirkan, ia akan salah jalan," sambungnya.
Menurut Akmal, ditunjuknya Zainudin sebagai Menpora merupakan hal yang mengejutkan. Pasalnya, politisi Golkar ini sama sekali tak pernah bersinggungan dengan dunia olahraga.
"Padahal, olahraga kita perlu pembenahan fundamental. Banyak masalah yang memerlukan solusi jitu dan selekasnya," tuturnya.
Sebelumnya, Zainudin Amali ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Indonesia Maju. Politisi Golkar berusia 57 tahun ini sendiri tak memiliki rekam jejak panjang di dunia olahraga Indonesia.
Selain menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat sejak 2004, ia juga lebih banyak berkecimpung di dunia bisnis. Satu-satunya predikat yang dekat dengan jabatannya saat ini adalah aktivitasnya di bidang kepemudaan.
Zainudin pernah menjabat sebagai Ketua AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia). Selain itu, pria kelahiran Gorontalo ini juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tantangan Zainudin
Akmal sendiri menyebut bahwa rekam jejak Zainudin, yang jauh dari dunia olahraga ini, menjadi tantangan sendiri baginya. Menurut mantan wartawan olahraga tersebut, Zainudin harus membuktikan bahwa ia bukan dipilih secara sembarangan.
"Ini tantangan yang harus dijawab Zainudin dalam waktu dekat ini," kata Akmal.
"Ia harus bisa membuktikan bahwa dirinya merupakan the right man on the right place, bukan sebaliknya," imbuhnya.
Berharap Kemenpora Dirombak
Lebih lanjut, Akmal berharap agar ke depannya Kementerian Pemuda dan Olahraga dirombak. Menurutnya, dengan pemisahan antara olahraga dan kepemudaan, tugas kementerian bisa lebih mudah dan fokus.
"Kalau digabung, seperti saat ini, akan jadi dikotomi tugas antara mengurus pemuda dan olahraga," papar Akmal.
"Harusnya, kementerian hanya mengurus olahraga. Sementara urusan kepemudaan bisa dimasukkan ke kementerian lain, seperti kementerian sosial atau pendidikan nasional," sambungnya.
Akmal sendiri menyebut, olahraga merupakan instrumen yang paling tepat dalam melakukan revolusi mental. Karenanya, perlu ada titik berat dalam urusan olahraga.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









