Indra Sjafri Sambut Positif Menjamurnya Akademi Sepakbola
Editor Bolanet | 30 November 2013 18:49
- Bertebarannya akademi sepakbola di Indonesia, bak cendawan di musim penghujan, ditanggapi positif Indra Sjafri. Pelatih Timnas U-19 ini menyebut banyaknya akademi bakal berdampak positif bagi pembinaan talenta muda pesepakbola.
Saya bersyukur dengan banyaknya akademi yang berdiri belakangan ini. Asalkan, mereka dikelola dengan baik, akan berdampak positif, ujar pemilik sertifikat kepelatihan usia muda dari AFC ini, pada .
Semakin banyak anak yang berlatih sepakbola, terutama dengan kurikulum yang disusun oleh akademi-akademi itu, tentu saja bakal berdampak bagus bagi pembinaan. Namun, syaratnya, akademi ini harus dikelola dengan baik, sambungnya.
Belakangan, banyak akademi sepakbola yang berdiri. Yang paling mutakhir, duo Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan dan Aji Santoso, masing-masing membuka akademi sepakbola mereka sendiri. Rahmad mendirikan RD Soccer School di Lampung, sementara Aji - bersama beberapa koleganya- mendirikan Aji Santoso International Football Academy (ASIFA) di Malang.
Lebih lanjut, Indra Sjafri tak khawatir banyaknya akademi akan berdampak buruk pada kualitas pengajaran. Sebaliknya, dia yakin akademi-akademi yang ada akan berlomba untuk menjadi yang terbaik. Hal ini, ujungnya, bakal meningkatkan kualitas akademi-akademi yang ada, tandasnya. (den/row)
Saya bersyukur dengan banyaknya akademi yang berdiri belakangan ini. Asalkan, mereka dikelola dengan baik, akan berdampak positif, ujar pemilik sertifikat kepelatihan usia muda dari AFC ini, pada .
Semakin banyak anak yang berlatih sepakbola, terutama dengan kurikulum yang disusun oleh akademi-akademi itu, tentu saja bakal berdampak bagus bagi pembinaan. Namun, syaratnya, akademi ini harus dikelola dengan baik, sambungnya.
Belakangan, banyak akademi sepakbola yang berdiri. Yang paling mutakhir, duo Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan dan Aji Santoso, masing-masing membuka akademi sepakbola mereka sendiri. Rahmad mendirikan RD Soccer School di Lampung, sementara Aji - bersama beberapa koleganya- mendirikan Aji Santoso International Football Academy (ASIFA) di Malang.
Lebih lanjut, Indra Sjafri tak khawatir banyaknya akademi akan berdampak buruk pada kualitas pengajaran. Sebaliknya, dia yakin akademi-akademi yang ada akan berlomba untuk menjadi yang terbaik. Hal ini, ujungnya, bakal meningkatkan kualitas akademi-akademi yang ada, tandasnya. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















