'Ini Alasan Banyak Tim Takut Pusamania Borneo FC'
Editor Bolanet | 21 November 2014 16:59
- Kemenangan telak, Pusamania Borneo FC (PBFC) atas Persis Solo dinilai merupakan pembuktian kekuatan sebenarnya tim berjuluk Pesut Etam ini. Menurut penyerang PBFC, Amadeus Suropati, kekuatan ini yang membuat banyak tim takut pada mereka.
Ini merupakan bukti bahwa kami adalah sebuah tim yang bagus. Ini juga bukti bahwa anggapan orang yang mengatakan kami menang karena wasit atau penalti itu salah, ujar Amadeus, pada .
Dengan kemenangan ini, kini semua orang bisa menilai siapa kami sesungguhnya dan mengapa tim-tim lain jeri pada kami, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga penentuan Grup P, Delapan Besar Divisi Utama, PBFC sukses menghancurkan Persis Solo, setengah lusin gol tanpa balas. Gol-gol Pesut Etam pada laga yang dihelat di Stadion Segiri Samarinda, Kamis (20/11), dicetak oleh: Fernando Soler (2 gol), Febri Hamzah, Febrianto, Danilo Fernando dan Fandi Ahmad.
Pertandingan ini sendiri merupakan laga ulangan pertandingan 26 Oktober 2014 itu. Pertandingan itu tertunda akibat Persis Solo dikabarkan mendapat teror dari kelompok tertentu dan memilih pulang ke Solo.
Dengan kemenangan ini, PBFC memastikan diri lolos ke Semifinal Divisi Utama sebagai runner-up Grup P. Mereka mendampingi Martapura FC yang sebelumnya sudah memastikan diri lolos sebagai pemuncak grup.
Pada Semifinal Divisi Utama, yang bakal dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/11), PBFC bakal menghadapi PSGC Ciamis. Sementara, pada partai semifinal lain, Martapura FC akan menghadapi Persiwa Wamena. PSGC dan Persiwa lolos menggantikan PSS Sleman dan PSIS Semarang yang didiskualifikasi PSSI akibat skandal sepakbola gajah, yang mereka lakukan untuk menghindari bertemu PBFC pada babak semifinal. (den/dzi)
Ini merupakan bukti bahwa kami adalah sebuah tim yang bagus. Ini juga bukti bahwa anggapan orang yang mengatakan kami menang karena wasit atau penalti itu salah, ujar Amadeus, pada .
Dengan kemenangan ini, kini semua orang bisa menilai siapa kami sesungguhnya dan mengapa tim-tim lain jeri pada kami, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga penentuan Grup P, Delapan Besar Divisi Utama, PBFC sukses menghancurkan Persis Solo, setengah lusin gol tanpa balas. Gol-gol Pesut Etam pada laga yang dihelat di Stadion Segiri Samarinda, Kamis (20/11), dicetak oleh: Fernando Soler (2 gol), Febri Hamzah, Febrianto, Danilo Fernando dan Fandi Ahmad.
Pertandingan ini sendiri merupakan laga ulangan pertandingan 26 Oktober 2014 itu. Pertandingan itu tertunda akibat Persis Solo dikabarkan mendapat teror dari kelompok tertentu dan memilih pulang ke Solo.
Dengan kemenangan ini, PBFC memastikan diri lolos ke Semifinal Divisi Utama sebagai runner-up Grup P. Mereka mendampingi Martapura FC yang sebelumnya sudah memastikan diri lolos sebagai pemuncak grup.
Pada Semifinal Divisi Utama, yang bakal dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/11), PBFC bakal menghadapi PSGC Ciamis. Sementara, pada partai semifinal lain, Martapura FC akan menghadapi Persiwa Wamena. PSGC dan Persiwa lolos menggantikan PSS Sleman dan PSIS Semarang yang didiskualifikasi PSSI akibat skandal sepakbola gajah, yang mereka lakukan untuk menghindari bertemu PBFC pada babak semifinal. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persis vs Persebaya: Tanpa Gol di Manahan
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 21:11
-
Link Nonton Siaran Langsung Persis vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













