Ini Alasan Klub Pilih Opsi Lepas Dua Pemain ke Timnas Indonesia
Editor Bolanet | 25 Juli 2016 23:43
Kawan-kawan di klub ini tetap mendukung Timnas. Kami berusaha agar kepentingan kompetisi dan Timnas sama-sama terlindungi, ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
Kalau hanya memilih Timnas, lalu kompetisi sampai berhenti, pasti akan rugi secara bisnis, sambungnya.
Menurut Ruddy, pada musim kompetisi 2014 lalu, kompetisi sudah pernah dipaksa berubah format, dari kompetisi penuh menjadi sistem turnamen, setelah setengah musim berjalan. Perubahan ini demi mengakomodir permintaan pelatih Timnas, waktu itu juga dijabat Alfred Riedl.
Toh, dengan mengorbankan kompetisi, hasilnya juga tidak signifikan, tuturnya.
Sebelumnya, klub-klub peserta ISC A, dalam acara manager meeting beberapa waktu lalu, memilih opsi mengirim 'hanya' dua pemain ke Timnas. Mereka juga menolak opsi menghentikan sementara kompetisi untuk memberi kesempatan Timnas mempersiapkan diri.
Sikap klub-klub ini, dan juga operator ISC, PT Gelora Trisula Semesta, mengundang reaksi keras Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Menpora mengaku kecewa dengan sikap mereka yang tak mendahulukan kepentingan bangsa, via Timnas Indonesia.
Menurut Ruddy, wajar jika Menpora menanggapi negatif opsi yang dipilih klub-klub ini. Pasalnya, Menpora tidak ikut rapat pengambilan keputusan itu.
Jika Beliau ikut rapat, pasti Beliau mendukung. Pasalnya, selain menyelamatkan Timnas, langkah kami ini juga menyelamatkan klub, tandasnya. [initial]
(den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













