Ini Sikap APPI Terhadap Keputusan PSSI Soal Status Kompetisi
Gia Yuda Pradana | 28 Maret 2020 22:05
Bola.net - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) melontarkan tanggapan mereka terhadap keputusan PSSI terkait status kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020. Mereka menegaskan keberatan atas keputusan tersebut.
"Kemarin, PSSI mengeluarkan SK PSSI No. 48.SKEP/III/2020 tentang Kompetisi Liga-1 dan Liga-2 musim 2020 dalam status keadaan tertentu darurat bencana Virus Corona (Covid-19). APPI telah berkirim surat kepada PSSI untuk menyatakan keberatan atas SK tersebut," tegas APPI dalam rilis mereka.
Menurut APPI, ada sejumlah hal yang menjadi pokok keberatan mereka. Salah satunya, pengambilan keputusan tersebut tidak melibatkan pesepak bola sebagai stakeholder dan juga salah satu pihak yang paling terdampak dalam hal ini.
"Keputusan pembayaran gaji sebesar 25% sejak Maret-Juni merupakan hal yang seharusnya disepakati oleh kedua belah pihak karena perubahan kontrak kerja wajib dilakukan dengan kesepakatan antara klub dan pesepak bola, tidak bisa dilakukan sepihak," papar APPI.
"Klub wajib melakukan pembayaran DP dan gaji hingga bulan Maret 2020 sesuai dengan kontrak kerja antara klub dengan pesepak bola," sambung mereka.
Sebelumnya, PSSI memastikan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan status keadaan tertentu darurat bencana. Hal ini tak lepas dari merebaknya persebaran Virus Corona di Indonesia.
Dengan status ini, PSSI mengizinkan perubahan kontrak pemain, pelatih, dan ofisial tim peserta kompetisi. Gaji komponen tim ini maksimal 25 persen dari yang tercantum di kontrak.
Selain itu, dalam keputusan tersebut, PSSI juga menunda jadwal lanjutan kompetisi sampai 29 Mei 2020. Jika status darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, kompetisi akan dihelat mulai 1 Juli 2020.
Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat bencana, atau PSSI menganggap kondisi belum ideal, maka musim kompetisi ini akan dihentikan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap Dilibatkan

Lebih lanjut, APPI pun tak sekadar mengungkapkan keberatan mereka terhadap keputusan PSSI. Asosiasi yang merupakan bagian dadi FIFPro ini pun meminta agar dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut nasib pemain.
APPI meminta untuk segala keputusan terkait kompetisi yang berimplikasi dengan kontrak pemain untuk melibatkan kami sebagai perwakilan pesepakbola di Indonesia. Dalam tingkat global pun masih terjadi pembahasan dan diskusi FIFA dengan FIFPro dan AFC dengan FIFPro Asia/Oceania," kata APPI dalam rilis mereka.
"Kami meminta adanya pertemuan dan pembicaraan yang melibatkan semua stakeholder tanpa terkecuali dengan dasar saling respek dan fair untuk mencapai solusi yang bisa diterima oleh semua pihak," imbuh mereka.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil PSM Makassar vs Borneo FC: Pesut Etam Menang Comeback
Bola Indonesia 18 April 2026, 21:32
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Borneo FC 18 April 2026
Bola Indonesia 18 April 2026, 07:54
LATEST UPDATE
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 13:33
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













