Insiden Penyusupan Oknum Suporter Tim Tamu, Ini Kata Manajemen Persik Kediri
Dimas Ardi Prasetya | 16 Juli 2023 19:23
Bola.net - Manajemen Persik Kediri angkat bicara ihwal insiden penyusupan sejumlah suporter tim tamu pada laga antara skuad Macan Putih -julukan Persik Kediri- dan Arema FC. Mereka menyebut, insiden ini tak berpengaruh terhadap keamanan laga tersebut secara keseluruhan.
Menurut Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo, sebelum laga kontra Arema FC, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait.
"Pada 7 Juli lalu, sama seperti persiapan laga kandang lainnya, kami mengadakan rapat koordinasi di Polres Kediri Kota. Namun, khusus partai melawan Arema FC juga dihadiri 12 Polres lainnya, termasuk juga Polres Malang dan jajarannya serta perwakilan dari Aremania sendiri," kata Tri Widodo.
"Saat itu, sesuai regulasi PSSI, kami kembali menegaskan bahwa suporter tamu dilarang hadir. Aremania yang hadir juga menyatakan siap membantu mensosialisasikan hal ini kepada seluruh anggotanya," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sudah Sosialisasi
Selain itu, Tri Widodo pun menyebut terus mensosialisasikan regulasi bahwa suporter tim tamu tidak bisa hadir. Sosialisasi ini, sambungnya, dilakukan melalui media sosial mereka.
Namun, dengan segala ikhtiar tersebut, mereka masih kebobolan. Ada sejumlah suporter tim tamu yang menyusup dan hadir di Stadion Brawijaya Kediri, pada laga akhir pekan lalu. Akibatnya, sempat terjadi insiden antara dua kelompok suporter tersebut.
Kendati demikian, Tri Widodo memastikan bahwa tidak ada suporter tim tamu yang harus mendapatkan perawatan intensif usai laga ini.
"Semalam, saya mendampingi seorang Aremania yang harus diperiksa di RS Bhayangkara dan pukul 9 malam diperbolehkan pulang. Sementara, suporter tim tamu lainnya yang diamankan saat di stadion diperiksa di Polres Kota Kediri untuk didata sebelum dipulangkan," tuturnya.
Berjalan Kondusif
Sementara itu, kendati sempat diwarnai insiden, laga antara Persik Kediri dan Arema FC disebut berjalan kondusif. Penilaian ini diungkapkan Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra.
"Alhamdulillah, pertandingan berjalan aman dan bisa diselesaikan dengan baik. Ada sekitar 25 orang suporter tim lawan yang sempat diamankan dan sekarang sudah dipulangkan. Kami fasilitasi. Kondisinya tidak apa-apa karena tadi bisa dicegah," ucap Teddy.
"Dalam penyekatan di perbatasan tidak ditemukan karena mereka datang secara perorangan dan tanpa atribut. Tadi, saat Arema mencetak gol, memang ada yang terlihat ekspresinya senang sehingga ditanya-ditanya di tribun. Kami akan terus lakukan evaluasi agar ke depan lebih baik lagi," ia menambahkan.
Klasemen Liga 1
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:15
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













