Insiden Tendangan Rodriguez ke Novan, Madura United Tunggu Penilaian Komdis PSSI
Gia Yuda Pradana | 24 Agustus 2022 12:52
Bola.net - Manajemen Madura United angkat bicara soal insiden tendangan yang dilakukan pemain asing Persis Solo, Fernando Rodriguez, ke kepala pemain belakang mereka, Novan Setya Sasongko. Laskar Sapeh Kerrab -julukan Madura United- mengaku menunggu penilaian dari Komisi Disiplin PSSI terkait insiden tersebut.
"Kami menyayangkan perilaku tidak sportif dan disengaja menendang kepala pemain. Apalagi dilakukan oleh pemain asing yang didatangkan untuk ikut meningkatkan profesionalisme sepak bola Indonesia," kata Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB), Zia Ul Haq, Rabu (24/08).
"Komdis harus melihat rekaman tersebut dan kami menunggu penilaian mereka," sambungnya.
Sebelumnya, sebuah insiden terjadi dalam laga antara Madura United dan Persis Solo. Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan Solo, Rabu (23/08), penyerang Persis Solo, Fernando Rodriguez, menendang kepala pemain belakang Madura United, Novan Setya Sasongko.
Kejadian ini bermula dari sliding tackle Novan ke Rodriguez pada menit ke-88. Tackle ini mengenai kaki Rodriguez dan membuat pemain asal Spanyol ini terjatuh. Masih dalam posisi terjatuh, Rodriguez menendangkan kaki kanannya ke kepala Novan.
Dua insiden ini, sliding tackle keras Novan dan tendangan Rodriguez, luput dari pengamatan wasit Dwi Susilo. Terbukti, tak ada kartu atau peringatan yang diberikan wasit bagi kedua pemain tersebut.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Soroti Kualitas Pengadil

Lebih lanjut, Zia Ul Haq pun menyoroti kualitas wasit dan asistennya yang memimpin laga tersebut. Menurutnya, insiden ini tak lepas dari kurang apiknya kepemimpinan korps baju hitam tersebut.
"Kejadian sengaja menendang kepala Novan dengan bagian belakang sepatu juga berada di dekat posisi asisten wasit 1. Namun, tidak ada upaya mengangkat bendera dan tetap memposisikan bola play on," tukas Zia Ul Haq.
"Tindakan kasar tanpa bola, yang berpotensi mencederai pemain dan bahkan bisa menghilangkan nyawa tersebut, juga karena kapasitas wasit yang kurang baik dalam memimpin Liga 1," ia menandaskan.
Klasemen BRI Liga 1
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Persikabo 1973 Kalah 2 Kali Beruntun di BRI Liga 1, Djanur: Renungkan, Evaluasi dan Perbaiki
- 4 Pemain yang bakal Jadi Kunci Permainan Arema saat Meladeni RANS Nusantara FC
- Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 di Indosiar Hari Ini, Rabu 24 Agustus 2022
- 4 Pemain Kunci RANS Nusantara FC untuk Mencuri Poin di Kandang Arema FC
- Arema FC vs RANS Nusantara FC: Eduardo Almeida vs Rahmad Darmawan, 2 Pelatih Beda Karakter
- Jadwal Lengkap BRI Liga 1 2022/2023
- Marselino Ferdinan Mengaku Emosional Usai Cetak Gol ke Gawang PSIS Semarang
- Piala AFC: 3 Pemain Asing Tumpuan PSM Makassar untuk Menaklukkan Kuala Lumpur City
- 4 Pemain Persita Tangerang yang Bisa Menjadi Pembeda saat Melawan Persija Jakarta
- 3 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Persita Tandang ke Markas Persija di BRI Liga 1
- 4 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci Persija untuk Menjinakkan Persita
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















