Intervensi Menpora ke Timnas Dinilai Kurang Tepat
Editor Bolanet | 13 Februari 2013 22:52
- Kebijakan Menpora, Roy Suryo yang ingin mengambil alih timnas Indonesia mendapat kritikan dari tokoh sepakbola nasional, I Gusti Kompyang Manila.
Peran Menpora menyelesaikan kekisruhan di PSSI-KPSI kami dukung, tapi caranya untuk mengintervensi timnas, itu kurang tepat, kata I G.K. Manila kepada Antara.
Menurutnya, jika Timnas diintervensi dengan harus membuat Badan Tim Nasional (BTN), itu tetap dianggap FIFA dan AFC sebagai bentuk intervensi dari pemerintah dan pelanggaran terhadap statuta. Kita siap-siap saja menanti hukuman dari FIFA, ujarnya singkat.
Karena itu, IGK Manila pun menyarankan sebaiknya Menpora mendekati PSSI dan KPSI untuk mencari solusi bersama terkait kisruh sepakbola nasional.
Siapa bilang dengan hukuman FIFA untuk Indonesia bisa memperbaiki sistem? tanyanya.
Menurutnya, jatuhnya hukuman FIFA kepada Indonesia akan membuat citra sepakbola Indonesia semakin buruk dan membuat malu di mata Internasional.
Apalagi masa hukuman belum diketahui. Kalau hukuman FIFA cukup lama, ini yang repot. Kasihan sepak bola Indonesia yang terus bermasalah. Prestasi juga terus mandek, urainya. (ant/dzi)
Peran Menpora menyelesaikan kekisruhan di PSSI-KPSI kami dukung, tapi caranya untuk mengintervensi timnas, itu kurang tepat, kata I G.K. Manila kepada Antara.
Menurutnya, jika Timnas diintervensi dengan harus membuat Badan Tim Nasional (BTN), itu tetap dianggap FIFA dan AFC sebagai bentuk intervensi dari pemerintah dan pelanggaran terhadap statuta. Kita siap-siap saja menanti hukuman dari FIFA, ujarnya singkat.
Karena itu, IGK Manila pun menyarankan sebaiknya Menpora mendekati PSSI dan KPSI untuk mencari solusi bersama terkait kisruh sepakbola nasional.
Siapa bilang dengan hukuman FIFA untuk Indonesia bisa memperbaiki sistem? tanyanya.
Menurutnya, jatuhnya hukuman FIFA kepada Indonesia akan membuat citra sepakbola Indonesia semakin buruk dan membuat malu di mata Internasional.
Apalagi masa hukuman belum diketahui. Kalau hukuman FIFA cukup lama, ini yang repot. Kasihan sepak bola Indonesia yang terus bermasalah. Prestasi juga terus mandek, urainya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















