Preview IPL: Persebaya vs Persepar, Demi Surabaya!
Editor Bolanet | 2 Juni 2013 07:00
- Persebaya Surabaya memburu kemenangannya saat menjamu Palangkaraya di Gelora Bung Tomo, Minggu (2/06). Tak hanya memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Indonesia Premier League (IPL) 2013, Bajul Ijo ingin mempersembahkan kemenangan ini untuk HUT Kota Surabaya yang ke 720.
Mudah-mudahan kita bisa meraih hasil maksimal pada pertandingan besok. Kami ingin memberi kado manis untuk ulang tahun Kota Surabaya, ujar pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, Sabtu (1/06).
Meski begitu, perjuangan Persebaya untuk mengamankan tiga poin penuh tetaplah berat. Krisis pemain terutama di lni belakang yang tak kunjung usai kini kian diperparah dengan absennya Goran Gancev karena cedera hamstring. Dalam skema latihan tadi pagi, Ibnu terlihat mencoba Jusmadi untuk mundur sebagai center back. Sementara bek pelapis, Jefri Prasetyo belum terlihat fit. Begitu juga dengan bek kanan Yusuf Hamzah yang baru sembuh dari typhus, posisinya kemungkinan besar akan digantikan Aulia Ardli.
Selain materi pemain yang seadanya, Persebaya punya masalah jika harus meladeni tim promosi seperti Persepar. Andik Vermansyah dan kawan-kawan hanya mampu imbang kala menghadapi PSIR Rembang dan Pro Duta. Namun Ibnu tetap optimis dengan mental Bajul Ijo karena mereka sudah bisa menang atas PSLS Lhokseumawe yang notabene tim promosi. Mudah-mudahan fighting spirit kami siap, katanya.
Meski statusnya sebagai tim promosi, perjalanan Persepar di IPL tak boleh dianggap enteng. Laskar Isen Mulang, julukan Persepar, hanya menuai sekali kekalahan, dua kali seri dan sisa dari tujuh laganya berakhir dengan kemenangan.
Pelatih Persepar, Edy Simon menegaskan bahwa ia tidak ingin kehilangan satu pemain demi menjaga Andik Vermansyah atau Fernando Soler. Semua pemain Persebaya bagus. Semua layak diwaspadai, katanya.
Namun, Persepar tidak bisa tampil full team di GBT Minggu sore besok. Mesin gol mereka, William Moreno harus menepi lantaran akumulasi kartu kuning. Posisinya akan digantikan dengan Antonio Teles. Selain itu legiun asing asal Brasil itu, mereka juga masih memiliki Ahmad Faizal. Kualitas Ahmad Faizal tidak kalah sama pemain asing. Waktu di Divisi Utama dia jadi topskor dengan 10 gol, hanya kalah dengan Abel Cielo (Perseman) dengan selisih satu gol, timpal manajer Persepar, Veky Pangandehang.
Perkiraan susunan pemain:
Mudah-mudahan kita bisa meraih hasil maksimal pada pertandingan besok. Kami ingin memberi kado manis untuk ulang tahun Kota Surabaya, ujar pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, Sabtu (1/06).
Meski begitu, perjuangan Persebaya untuk mengamankan tiga poin penuh tetaplah berat. Krisis pemain terutama di lni belakang yang tak kunjung usai kini kian diperparah dengan absennya Goran Gancev karena cedera hamstring. Dalam skema latihan tadi pagi, Ibnu terlihat mencoba Jusmadi untuk mundur sebagai center back. Sementara bek pelapis, Jefri Prasetyo belum terlihat fit. Begitu juga dengan bek kanan Yusuf Hamzah yang baru sembuh dari typhus, posisinya kemungkinan besar akan digantikan Aulia Ardli.
Selain materi pemain yang seadanya, Persebaya punya masalah jika harus meladeni tim promosi seperti Persepar. Andik Vermansyah dan kawan-kawan hanya mampu imbang kala menghadapi PSIR Rembang dan Pro Duta. Namun Ibnu tetap optimis dengan mental Bajul Ijo karena mereka sudah bisa menang atas PSLS Lhokseumawe yang notabene tim promosi. Mudah-mudahan fighting spirit kami siap, katanya.
Meski statusnya sebagai tim promosi, perjalanan Persepar di IPL tak boleh dianggap enteng. Laskar Isen Mulang, julukan Persepar, hanya menuai sekali kekalahan, dua kali seri dan sisa dari tujuh laganya berakhir dengan kemenangan.
Pelatih Persepar, Edy Simon menegaskan bahwa ia tidak ingin kehilangan satu pemain demi menjaga Andik Vermansyah atau Fernando Soler. Semua pemain Persebaya bagus. Semua layak diwaspadai, katanya.
Namun, Persepar tidak bisa tampil full team di GBT Minggu sore besok. Mesin gol mereka, William Moreno harus menepi lantaran akumulasi kartu kuning. Posisinya akan digantikan dengan Antonio Teles. Selain itu legiun asing asal Brasil itu, mereka juga masih memiliki Ahmad Faizal. Kualitas Ahmad Faizal tidak kalah sama pemain asing. Waktu di Divisi Utama dia jadi topskor dengan 10 gol, hanya kalah dengan Abel Cielo (Perseman) dengan selisih satu gol, timpal manajer Persepar, Veky Pangandehang.
Perkiraan susunan pemain:
Persebaya Surabaya: Endra Prasetya (GK); Aulia Ardli, Nurmufid Fastabiqul, Jusmadi, Mat Halil; M Sholikin, Taufiq, Mario Karlovic; Andik Vermansyah, Fery Ariawan, Fernando Soler.
Persepar Palangkaraya: Sukasto Efendi (GK); George Oyedepo, Nur Hidayat, Rudi Ono, Edi Sibung; Wijay, Bima sakti(c), Stevanus Bungaran, Bayu Pradana; Antonio Teles, Ferryansyah. (fjr/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Debut dan Cetak Gol di PSM, Ini Komentar Abanda
Bola Indonesia 8 September 2013, 20:15
-
Imran: Harusnya PSM Dapat Dua Penalti
Bola Indonesia 8 September 2013, 17:34
-
Persepar Bangga Bisa Curi Poin di Kandang PSM
Bola Indonesia 8 September 2013, 17:05
-
Review IPL: Persepar Tahan Imbang PSM
Bola Indonesia 7 September 2013, 21:33
-
Pemulihan, Andi Oddang Bakal Dicadangkan Lawan Persepar
Bola Indonesia 6 September 2013, 21:15
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









