ISL Review: Arema Benamkan Persidafon di Kanjuruhan
Editor Bolanet | 31 Mei 2012 19:45
- Arema Indonesia berhasil menuntaskan dendam atas tamunya Dafonsoro dengan skor telak 4-0 sekaligus menjaga asa lolos dari jeratan degradasi.
Arema langsung tampil menekan begitu peluit dibunyikan. 10 menit pertandingan berjalan, dua peluang melalui Herman Dzumafo dan Sunarto hampir saja membuat Arema unggul.
Gawang Persidafon akhirnya jebol menit 17. Sundulan Fery Aman Saragih memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri, sukses menjebol gawang Persidafon dan merubah kedudukan menjadi 1-0.
Arema terus menggempur pertahanan Persidafon usai berhasil menciptakan satu gol. Beberapa peluang berhasil diciptakan oleh anak asuh Suharno. Sayang buruknya penyelesaian akhir masih menjadi musuh tersendiri bagi Dzumafo dkk.
Upaya menambah skor akhirnya berhasil menemui sasaran pada menit 37. Sebuah tendangan salto dari Herman Dzumafo Epandi berhasil mengoyak gawang Selcius Gebze dan menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Persidafon yang tertinggal dua gol akhirnya memasukkan striker Timnas Indonesia, Patrich Wanggai pada babak kedua. Masuknya Wanggai terbukti mampu menambah daya gedor Persidafon yang sepanjang babak pertama nyaris tak memberi tekanan berarti pada Ahmad Kurniawan.
Tak ingin terus tertekan, Arema kembali mengambil inisiatif serangan. sukses menambah gol menit 73. Gol berawal dari umpan terobosan dari sisi kanan pertahanan Persidafon yang dikirim oleh Dzumafo setelah berhasil mengelabui pertahanan tim Gabus Sentani.
Tidak puas dengan hanya tiga gol. Dicky Firasat yang baru masuk pada menit-menit akhir pertandingan mampu melengkapi pesta Arema lewat golnya sekaligus menutup pertandingan tersebut dengan skor 4-0. (wea/dzi)
Arema langsung tampil menekan begitu peluit dibunyikan. 10 menit pertandingan berjalan, dua peluang melalui Herman Dzumafo dan Sunarto hampir saja membuat Arema unggul.
Gawang Persidafon akhirnya jebol menit 17. Sundulan Fery Aman Saragih memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri, sukses menjebol gawang Persidafon dan merubah kedudukan menjadi 1-0.
Arema terus menggempur pertahanan Persidafon usai berhasil menciptakan satu gol. Beberapa peluang berhasil diciptakan oleh anak asuh Suharno. Sayang buruknya penyelesaian akhir masih menjadi musuh tersendiri bagi Dzumafo dkk.
Upaya menambah skor akhirnya berhasil menemui sasaran pada menit 37. Sebuah tendangan salto dari Herman Dzumafo Epandi berhasil mengoyak gawang Selcius Gebze dan menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Persidafon yang tertinggal dua gol akhirnya memasukkan striker Timnas Indonesia, Patrich Wanggai pada babak kedua. Masuknya Wanggai terbukti mampu menambah daya gedor Persidafon yang sepanjang babak pertama nyaris tak memberi tekanan berarti pada Ahmad Kurniawan.
Tak ingin terus tertekan, Arema kembali mengambil inisiatif serangan. sukses menambah gol menit 73. Gol berawal dari umpan terobosan dari sisi kanan pertahanan Persidafon yang dikirim oleh Dzumafo setelah berhasil mengelabui pertahanan tim Gabus Sentani.
Tidak puas dengan hanya tiga gol. Dicky Firasat yang baru masuk pada menit-menit akhir pertandingan mampu melengkapi pesta Arema lewat golnya sekaligus menutup pertandingan tersebut dengan skor 4-0. (wea/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil PSG vs Lorient: Drama 4 Gol, Les Parisiens Gagal Menang
Liga Eropa Lain 3 Mei 2026, 00:27
LATEST UPDATE
-
Sergio Conceicao Ungkap Beratnya Melatih AC Milan
Liga Italia 14 Mei 2026, 01:01
-
Casemiro Sebut Kobbie Mainoo Masa Kini Manchester United
Liga Inggris 14 Mei 2026, 00:01
-
Michael Carrick di Ambang Jadi Manajer Permanen Manchester United
Liga Inggris 13 Mei 2026, 23:30
-
Sepiring Rujak Cingur dan Cerita Manfaat KUR BRI Bagi Warung Mbak Mis
News 13 Mei 2026, 23:23
-
Selesai Masa Pinjaman, Endrick Pulang ke Real Madrid
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 23:05
-
Cerita Kylian Mbappe dan Cristiano Ronaldo, dari Idola Jadi Sahabat
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 22:50
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24









