ISL Review: Persela Pecundangi Tuan Rumah PSPS Pekanbaru
Editor Bolanet | 7 Mei 2012 17:45
- Persela Lamongan berhasil menaklukkan tuan rumah PSPS Pekanbaru dengan skor 2-0. Dua gol tersebut tercipta berkat gol bunuh diri Dedi Gusmawan dan kecerdikan Zainal Arifin memanfaatkan kelengahan bek PSPS.
Persela Lamongan yang pada laga sebelumnya berhasil menghentikan ambisi Persija Jakarta untuk meraih poin penuh kembali turun dengan kekuatan terbaiknya.
Gustavo Lopez yang berperan sebagai jenderal lapangan tengah berhasil memerankan perannya dengan baik pada awal babak pertama tersebut. Persela lebih mendominasi lapangan tengah dan berhasil menguasai permainan.
Peluang pertama datang dari tim Persela Lamongan, melalui sepak pojok yang dilepas Gustavo Lopez, Inkyun Oh yang berdiri tepat didepan gawang gagal memaksimalkannya menjadi gol setelah tandukannya melambung di atas gawang Fauzal Mubaraq.
Pertandingan babak pertama berlangsung dalam tempo lambat. Tuan rumah dan tim tamu gagal menemukan ritme pertandingan dan mengakhiri babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.
Gagal mengembangkan permainan, PSPS Pekanbaru justru dikejutkan dengan gol bunuh diri dari Dedi Gusmawan pada menit 49. Tendangan bebas dari Lopez yang meluncur deras ke gawang Fauzal Mubaroq berhasil ia tepis. Namun sayang, tepisannya tersebut justru mengenai Dedi Gusmawan dan memantul masuk ke dalam gawang.
Tertinggal satu gol, PSPS memasukkan penyerang M. Isnaini untuk menggantikan Ko Jae Hyo. Namun justru kembali Persela Lamongan yang berhasil menggandakan skor.
Pada menit 75, sebuah kesalahan antisipasi dari bek PSPS, Michael Yansen Orah berhasil dimanfaatkan oleh Zainal Arifin untuk mengecoh Fauzal Mubaroq dengan sebuah tendangan lob yang bersarang di pojok kanan gawang PSPS.
Tuan rumah terus berusaha mengejar ketertinggalan melalui Patrice Nzekou, M. Isnaini hingga Zaenal Arif gagal menyamakan kedudukan. Dan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu tersebut bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, PSPS gagal memperbaiki posisinya di peringkat 10. Sementara Persela Lamongan berhasil menggeser Persiba Balikpapan dengan raihan poin 36 dari 24 kali bertanding. (bola/dzi)
Persela Lamongan yang pada laga sebelumnya berhasil menghentikan ambisi Persija Jakarta untuk meraih poin penuh kembali turun dengan kekuatan terbaiknya.
Gustavo Lopez yang berperan sebagai jenderal lapangan tengah berhasil memerankan perannya dengan baik pada awal babak pertama tersebut. Persela lebih mendominasi lapangan tengah dan berhasil menguasai permainan.
Peluang pertama datang dari tim Persela Lamongan, melalui sepak pojok yang dilepas Gustavo Lopez, Inkyun Oh yang berdiri tepat didepan gawang gagal memaksimalkannya menjadi gol setelah tandukannya melambung di atas gawang Fauzal Mubaraq.
Pertandingan babak pertama berlangsung dalam tempo lambat. Tuan rumah dan tim tamu gagal menemukan ritme pertandingan dan mengakhiri babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.
Gagal mengembangkan permainan, PSPS Pekanbaru justru dikejutkan dengan gol bunuh diri dari Dedi Gusmawan pada menit 49. Tendangan bebas dari Lopez yang meluncur deras ke gawang Fauzal Mubaroq berhasil ia tepis. Namun sayang, tepisannya tersebut justru mengenai Dedi Gusmawan dan memantul masuk ke dalam gawang.
Tertinggal satu gol, PSPS memasukkan penyerang M. Isnaini untuk menggantikan Ko Jae Hyo. Namun justru kembali Persela Lamongan yang berhasil menggandakan skor.
Pada menit 75, sebuah kesalahan antisipasi dari bek PSPS, Michael Yansen Orah berhasil dimanfaatkan oleh Zainal Arifin untuk mengecoh Fauzal Mubaroq dengan sebuah tendangan lob yang bersarang di pojok kanan gawang PSPS.
Tuan rumah terus berusaha mengejar ketertinggalan melalui Patrice Nzekou, M. Isnaini hingga Zaenal Arif gagal menyamakan kedudukan. Dan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu tersebut bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, PSPS gagal memperbaiki posisinya di peringkat 10. Sementara Persela Lamongan berhasil menggeser Persiba Balikpapan dengan raihan poin 36 dari 24 kali bertanding. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





