ISL Review: Persisam Sukses Taklukkan PSAP Sigli
Editor Bolanet | 8 Juli 2012 17:33
- Melalui sebuah perjuangan keras, Persisam Samarinda akhirnya mampu menyudahi perlawanan ketat PSAP Sigli dengan skor 3-1.
Bermain di rumah sendiri, Persisam Samarinda tampil begitu agresif begitu babak pertama di mulai. Sebuah tendangan bebas dari Eka Ramdani pada menit 6 masih mampu diamankan oleh kiper PSAP, Fakrurozi.
Persisam terus memberikan tekanan ke pertahana PSAP. Pada menit 10 tendangan Srdan Lopicic masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Fakrurozi. Begitu pula tendangan dari Luc Owana Zoa dari luar kotak penalti juga masih mampu dihalau.
Kebuntuan Persisam akhirnya pecah pada menit 22. Sebuah kemelut di depan gawang PSAP mampu dimaksimalkan oleh Cristian Gonzales untuk membuka keunggulan.
Persisam terus memberikan tekanan usai membuka skor. Namun justru PSAP yang mampu menyamakan kedudukan pada menit 32. Reza Fandi mampu memaksimalkan kelengahan bek Persisam saat mengantisipasi umpan silang Sukman Suaib.
Di babak kedua Persisam mencoba meningkatkan intensitas serangan ke pertahanan PSAP yang tampil disiplin. Hasilnya sebuah serangan yang diawali overlap dari Pierre Njanka mampu diakhiri dengan sebuah tendangan akurat Srdan Lopicic tak mampu dibendung oleh Fakrurozi.
Seakan mendapat celah di pertahanan PSAP. Pesut Mahakam terus berupaya menambah keunggulan. 10 menit berselang, pemain pengganti, Jerry Boima Karpeh mampu mengecoh dua pemain belakang sebelum mengakhiri pergerakan cantik dengan tendangan keras yang menjebol gawang PSAP.
Meskipun kedua tim berusaha untuk menambah keunggulan. Skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah tetap bertahan hingga pertandingan usai.
Raihan tiga poin tersebut mengantar Persisam Samarinda merangkak naik ke posisi 11 klasemen sementara menggeser Arema Indonesia dengan torehan 40 poin.
Susunan pemain:
Bermain di rumah sendiri, Persisam Samarinda tampil begitu agresif begitu babak pertama di mulai. Sebuah tendangan bebas dari Eka Ramdani pada menit 6 masih mampu diamankan oleh kiper PSAP, Fakrurozi.
Persisam terus memberikan tekanan ke pertahana PSAP. Pada menit 10 tendangan Srdan Lopicic masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Fakrurozi. Begitu pula tendangan dari Luc Owana Zoa dari luar kotak penalti juga masih mampu dihalau.
Kebuntuan Persisam akhirnya pecah pada menit 22. Sebuah kemelut di depan gawang PSAP mampu dimaksimalkan oleh Cristian Gonzales untuk membuka keunggulan.
Persisam terus memberikan tekanan usai membuka skor. Namun justru PSAP yang mampu menyamakan kedudukan pada menit 32. Reza Fandi mampu memaksimalkan kelengahan bek Persisam saat mengantisipasi umpan silang Sukman Suaib.
Di babak kedua Persisam mencoba meningkatkan intensitas serangan ke pertahanan PSAP yang tampil disiplin. Hasilnya sebuah serangan yang diawali overlap dari Pierre Njanka mampu diakhiri dengan sebuah tendangan akurat Srdan Lopicic tak mampu dibendung oleh Fakrurozi.
Seakan mendapat celah di pertahanan PSAP. Pesut Mahakam terus berupaya menambah keunggulan. 10 menit berselang, pemain pengganti, Jerry Boima Karpeh mampu mengecoh dua pemain belakang sebelum mengakhiri pergerakan cantik dengan tendangan keras yang menjebol gawang PSAP.
Meskipun kedua tim berusaha untuk menambah keunggulan. Skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah tetap bertahan hingga pertandingan usai.
Raihan tiga poin tersebut mengantar Persisam Samarinda merangkak naik ke posisi 11 klasemen sementara menggeser Arema Indonesia dengan torehan 40 poin.
Susunan pemain:
Persisam Samarinda: Agung Prasetyo; Dias Angga, Luc Owona Zoa, Pierre Njanka, Supriyono, Isdiyantono; Srdan Lopicic, Eka Ramdani, Arifki Ekaputra; Cristian Gonzales, Yongki Aribowo
PSAP Sigli: Fakrurrazi; Sukman Suaib, Muhammad Ali, Sthembiso Nkanyiso S Boniso Ntombela, Ichwani Hasanuddin, Indra Gunawan, Abdul Faisal, Reza Fandi, Abu Bakar Bah; Feri Komul, Abdoulaye Sekou Camara (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hari Terbaik dalam Hidup! Ini Kisah Bek Persita Tangerang Christian Rontini jadi Mualaf
Bola Indonesia 25 September 2023, 15:25
LATEST UPDATE
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









