Jatim Sementara Resmi Tanpa Sepakbola
Editor Bolanet | 14 Maret 2013 18:48
- Pembekuan izin keamanan untuk kegiatan sepak bola sementara waktu yang merupakan buntut dari kerusuhan Aremania dan Bonekmania lalu itu ternyata tak hanya berlaku untuk kota Surabaya saja. Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko juga telah mengeluarkan larangan tersebut untuk seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim).
Keputusan ini terungkap kala Persebaya DU juga dilarang menggelar laga kandang mereka di Pasuruan. Kapolresta Pasuruan menerbitkan surat larangan bernomor B/354/III/2013/INTELKAM terkait kegiatan sepak bola di wilayah mereka.
Akhirnya kita tidak dapat izin juga dari Kapolresta Pasuruan. Larangan bertanding ini merupakan kebijakan dari Kapolda Jatim, ujar manajer Persebaya DU Bambang Pramukantoro, Kamis (14/3)
Surat larangan dari Kapolresta Pasuruan tersebut ternyata berdasarkan Kawat Sandi Kapolda Jatim nomor KS/39/III/2013/Dit.Intelkam. Kawat Sandi yang dikeluarkan 11 Maret lalu itu berisi tentang penundaan sementara waktu pertandingan sepak bola nasional di Jatim. Larangan ini berlaku untuk kedua liga, baik ISL (Indonesia Super League) atau Indonesian Premier League (IPL).
Persebaya DU sebelumnya memang harus terusir dari Surabaya berdasarkan surat nomor B/1830/III/2013/Bagops yang ditandatangani Kapolrestabes Surabaya. Mereka pun mencoba Pasuruan karena larangan tersebut berlaku untuk wilayah Surabaya saja. Namun, usaha mereka untuk mencari tempat lain harus terhenti karena larangan ini berlaku untuk wilayah Jatim. (fjr/dzi)
Keputusan ini terungkap kala Persebaya DU juga dilarang menggelar laga kandang mereka di Pasuruan. Kapolresta Pasuruan menerbitkan surat larangan bernomor B/354/III/2013/INTELKAM terkait kegiatan sepak bola di wilayah mereka.
Akhirnya kita tidak dapat izin juga dari Kapolresta Pasuruan. Larangan bertanding ini merupakan kebijakan dari Kapolda Jatim, ujar manajer Persebaya DU Bambang Pramukantoro, Kamis (14/3)
Surat larangan dari Kapolresta Pasuruan tersebut ternyata berdasarkan Kawat Sandi Kapolda Jatim nomor KS/39/III/2013/Dit.Intelkam. Kawat Sandi yang dikeluarkan 11 Maret lalu itu berisi tentang penundaan sementara waktu pertandingan sepak bola nasional di Jatim. Larangan ini berlaku untuk kedua liga, baik ISL (Indonesia Super League) atau Indonesian Premier League (IPL).
Persebaya DU sebelumnya memang harus terusir dari Surabaya berdasarkan surat nomor B/1830/III/2013/Bagops yang ditandatangani Kapolrestabes Surabaya. Mereka pun mencoba Pasuruan karena larangan tersebut berlaku untuk wilayah Surabaya saja. Namun, usaha mereka untuk mencari tempat lain harus terhenti karena larangan ini berlaku untuk wilayah Jatim. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disanksi PSSI Akibat Ulah Oknum Suporter Mereka, Arema FC Introspeksi
Bola Indonesia 21 Juli 2023, 16:45
-
Soal Suporter Arema FC Away ke Kediri, Ini Tanggapan Ketum PSSI
Bola Indonesia 21 Juli 2023, 16:35
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












