Jika Ada Perubahan Keputusan Dari PSSI, Ini Kata PT LI
Editor Bolanet | 2 Mei 2015 19:59
- Pentas sepak bola tanah air tengah merasakan akibat buruk dari kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Bukan hanya kompetisi QNB League musim 2015 yang sudah dipastikan tidak dilanjutkan, tapi juga di level-level amatir.
PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI) akhirnya memberikan keputusan dengan status force majeure usai mengelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di Senayan, Jakarta, Sabtu (02/5).
Bila nanti ada perubahan keputusan dari PSSI, atau jika kompetisi dilanjutkan, maka kompetisi akan dimulai dengan nama yang baru. Bisa saja kompetisi ISL 2015-2016 atau Kompetisi ISL 2016, terang CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono.
Sementara itu, Richard Ahmad Supriyanto, Ketua Umum The Jakmania, julukan suporter Persija Jakarta, mengaku sudah memprediksi kondisi tersebut akan berakhir dengan kehancuran.
Yang paling menyakitkan, adalah yang menjadi korban pemain dan klub-klub karena sudah melakukan persiapan dengan matang. Bahkan, sudah mengeluarkan uang banyak untuk persiapan tim dan gaji pemain.
Karena itu dikatakanya, akan menggelar aksi damai untuk meminta Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi supaya segera turun tangan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (05/5).
Kami berdemo demi membela sepak bola. Sepak bola milik masyarakat, dan kami lakukan ini karena kami mencintai Persija, tuturnya. (esa/gia)
PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI) akhirnya memberikan keputusan dengan status force majeure usai mengelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di Senayan, Jakarta, Sabtu (02/5).
Bila nanti ada perubahan keputusan dari PSSI, atau jika kompetisi dilanjutkan, maka kompetisi akan dimulai dengan nama yang baru. Bisa saja kompetisi ISL 2015-2016 atau Kompetisi ISL 2016, terang CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono.
Sementara itu, Richard Ahmad Supriyanto, Ketua Umum The Jakmania, julukan suporter Persija Jakarta, mengaku sudah memprediksi kondisi tersebut akan berakhir dengan kehancuran.
Yang paling menyakitkan, adalah yang menjadi korban pemain dan klub-klub karena sudah melakukan persiapan dengan matang. Bahkan, sudah mengeluarkan uang banyak untuk persiapan tim dan gaji pemain.
Karena itu dikatakanya, akan menggelar aksi damai untuk meminta Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi supaya segera turun tangan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (05/5).
Kami berdemo demi membela sepak bola. Sepak bola milik masyarakat, dan kami lakukan ini karena kami mencintai Persija, tuturnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 19:49
-
Susul Casemiro, Gelandang MU Ini Bakal Cabut di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 4 Maret 2026, 15:30
-
Streak Terhenti? MU Diprediksi Bakal Terpeleset di Kandang Newcastle
Liga Inggris 4 Maret 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12















