Jorg Kecewa, Mundari Puas
Editor Bolanet | 2 Februari 2014 19:40
- Pelatih PSM Makassar, Jorg Peter Steinebrunner mengaku kurang puas dengan hasil imbang 1-1 atas Putra Samarinda, Minggu (2/2) sore di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Menurut Jorg, Juku Eja harus lebih baik pada pertandingan selanjutnya lawan Mitra Kukar, Jumat (7/2) mendatang.
Mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini mengatakan, Juku Eja tak sepatutnya mendapat hasil imbang lawan Putra Samarinda. Ini pertandingan pertama, satu poin oke lah. Tapi saya kurang senang dengan hasil ini, ucap Jorg kepada wartawan usai pertandingan.
Pada pertandingan ini, PSM bermain kasar. Terbukti empat kartu kuning diperoleh tim kebanggaan Maczman tersebut. Banyak kartu itu wajar. Sebab pemain masih sedikit nervous karena ini masih pertandingan pertama. Kontrol bola juga tidak bagus, sebut pelatih asal Jerman ini.
Sebaliknya, arsitek Putra Samarinda, Mundari Karya menyebut skor imbang adalah hasil yang fair. Mundari menyebut, kedua tim sama-sama punya kesempatan dan ruang yang sama. Penguasaan bola juga fifty-fifty, terang mantan pelatih Timnas U-16 ini.
Mundari menjelaskan, pada babak pertama, Putra Samarinda bermain kurang lepas dan cenderung tertekan. Ia mengaku, para pemain mudanya grogi ketika menghadapi pemain senior. Itu membuat kepercayaan diri pemain hilang. Sehingga mereka serba salah, sebut Mundari.
Baru pada babak kedua pasukan Elang Borneo mulai berani menusuk dan melakukan penetrasi. Hasilnya, mereka berhasil mencetak angka berkat gol Ilija Spasojevic. Setelah skor imbang, Putra Samarinda justru menurunkan tekanan mereka ke pertahanan PSM.
Target kita memang satu poin. Jadi agak sedikit mengerem. Padahal situasi bisa mendapat lebih. Tak apa. Ini baru mulai. Pemain belum 100 persen, tutup Mundari. [initial]
(faw/hsw)
Mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini mengatakan, Juku Eja tak sepatutnya mendapat hasil imbang lawan Putra Samarinda. Ini pertandingan pertama, satu poin oke lah. Tapi saya kurang senang dengan hasil ini, ucap Jorg kepada wartawan usai pertandingan.
Pada pertandingan ini, PSM bermain kasar. Terbukti empat kartu kuning diperoleh tim kebanggaan Maczman tersebut. Banyak kartu itu wajar. Sebab pemain masih sedikit nervous karena ini masih pertandingan pertama. Kontrol bola juga tidak bagus, sebut pelatih asal Jerman ini.
Sebaliknya, arsitek Putra Samarinda, Mundari Karya menyebut skor imbang adalah hasil yang fair. Mundari menyebut, kedua tim sama-sama punya kesempatan dan ruang yang sama. Penguasaan bola juga fifty-fifty, terang mantan pelatih Timnas U-16 ini.
Mundari menjelaskan, pada babak pertama, Putra Samarinda bermain kurang lepas dan cenderung tertekan. Ia mengaku, para pemain mudanya grogi ketika menghadapi pemain senior. Itu membuat kepercayaan diri pemain hilang. Sehingga mereka serba salah, sebut Mundari.
Baru pada babak kedua pasukan Elang Borneo mulai berani menusuk dan melakukan penetrasi. Hasilnya, mereka berhasil mencetak angka berkat gol Ilija Spasojevic. Setelah skor imbang, Putra Samarinda justru menurunkan tekanan mereka ke pertahanan PSM.
Target kita memang satu poin. Jadi agak sedikit mengerem. Padahal situasi bisa mendapat lebih. Tak apa. Ini baru mulai. Pemain belum 100 persen, tutup Mundari. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 15 Oktober 2026, 16:27
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Arema FC 13 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 14:45
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





