Juarai Kanga Cup di Australia, ISA Gunakan Dana Swadaya
Editor Bolanet | 17 Juli 2012 16:10
- Pemilik Imran Soccer Academy (ISA), Zuchli Imran Putra mengungkapkan keberangkatan Turnamen Kanga Cup 2012 di Australia menggunakan dana swadaya para orang tua.
Menurut Imran, keberangkatan tim yang menjadi jawara dalam turnamen tersebut tak sepeserpun menggunakan dana dari pemerintah maupun PSSI.
Keberangkatan kami ke Kanga Cup Australia adalah berkat swadaya para orang tua pemain dan ISA. Kami belum mempunyai sponsor dan kami tak meminta bantuan siapa pun, termasuk kepada PSSI maupun pemerintah, ujar Imran, Senin (16/7).
Hal itu dikatakannya ketika bersama rombongan pemain tiba di Bandara Soekarno Hatta sepulang dari Canberra Australia mengikuti kejuaraan Kanga Cup XXII dan tim Indonesia bermaterikan U-12 dan U-14 tampil sebagai juara pada kejuaraan yang digelar di Canberra Australia pada tanggal 8 - 13 Juli.
Ini pertama kali kami mengikuti kejuaraan yang diikuti 350 klub dari 34 negara peserta, sehingga mereka harus bangga dengan motto Veni, Vidi, Vici (kami datang, kami lihat, dan kami menang), ujarnya.
Tampil di kejuaraan itu, lanjut dia, pihaknya membawa 16 pemain usia 12 tahun dan 18 pemain usia 14 tahun yang memainkan pertandingan dengan 11 pemain dan durasi waktu 2x35 menit.
Zuchli yang didampingi beberapa ofisial lainnya mengaku sangat bangga dengan semangat juang para pemainnya, mengingat saat pertandingan berlangsung cuaca setempat berada dalam kisaran 12 derajat Celsius.
Cuaca sangat dingin, beruntung dokter tim sudah mengantisipasinya dengan memberikan vitamin tambahan sehingga para pemain tidak sampai kaku kedinginan. Suasana lapangan pun banyak ditebari salju, ujarnya.
Dari turnamen tersebut dua pemain Indonesia, Usman dan Victor Freedon Ayoraba, tampil sebagai top skor masing-masing dengan delapan gol.
Zuchli mengatakan, usai kejuaraan ini pihaknya akan kembali mengikutsertakan tim dalam kejuaraan dunia kedutaan besar yang akan berlangsung di Korea pada tanggal 25--31 Juli. (ant/end)
Menurut Imran, keberangkatan tim yang menjadi jawara dalam turnamen tersebut tak sepeserpun menggunakan dana dari pemerintah maupun PSSI.
Keberangkatan kami ke Kanga Cup Australia adalah berkat swadaya para orang tua pemain dan ISA. Kami belum mempunyai sponsor dan kami tak meminta bantuan siapa pun, termasuk kepada PSSI maupun pemerintah, ujar Imran, Senin (16/7).
Hal itu dikatakannya ketika bersama rombongan pemain tiba di Bandara Soekarno Hatta sepulang dari Canberra Australia mengikuti kejuaraan Kanga Cup XXII dan tim Indonesia bermaterikan U-12 dan U-14 tampil sebagai juara pada kejuaraan yang digelar di Canberra Australia pada tanggal 8 - 13 Juli.
Ini pertama kali kami mengikuti kejuaraan yang diikuti 350 klub dari 34 negara peserta, sehingga mereka harus bangga dengan motto Veni, Vidi, Vici (kami datang, kami lihat, dan kami menang), ujarnya.
Tampil di kejuaraan itu, lanjut dia, pihaknya membawa 16 pemain usia 12 tahun dan 18 pemain usia 14 tahun yang memainkan pertandingan dengan 11 pemain dan durasi waktu 2x35 menit.
Zuchli yang didampingi beberapa ofisial lainnya mengaku sangat bangga dengan semangat juang para pemainnya, mengingat saat pertandingan berlangsung cuaca setempat berada dalam kisaran 12 derajat Celsius.
Cuaca sangat dingin, beruntung dokter tim sudah mengantisipasinya dengan memberikan vitamin tambahan sehingga para pemain tidak sampai kaku kedinginan. Suasana lapangan pun banyak ditebari salju, ujarnya.
Dari turnamen tersebut dua pemain Indonesia, Usman dan Victor Freedon Ayoraba, tampil sebagai top skor masing-masing dengan delapan gol.
Zuchli mengatakan, usai kejuaraan ini pihaknya akan kembali mengikutsertakan tim dalam kejuaraan dunia kedutaan besar yang akan berlangsung di Korea pada tanggal 25--31 Juli.
Victor Freedom Ayorbaba, pencetak gol terbanyak di Kanga Cup (c) Antara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Australia 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:20
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





