Junaidi Harapkan Konsorsium Lunasi Gaji Pemain Persis
Editor Bolanet | 22 Juni 2012 13:40
- Pelatih Persis Solo berharap konsorsium melunasi sisa gaji pelatih dan pemain yang hingga kompetisi berakhir ini belum terbayarkan.
Saya berharap konsorsium punya komitmen untuk membayar sisa gaji yang belum terbayar kepada pelatih dan pemain, ujar Junaidi.
Menurutnya, gaji pelatih dan pemain Persis yang belum dibayar untuk Maret tersisa 40 persen, sedangkan April, Mei, dan Juni bahkan jika sesuai kontraknya gaji harus dibayar hingga Agustus.
Kami masih menunggu informasi dari CEO Persis, Kesit Budi Handoyo bagaimana penyelesaiannya dan ada jalur-jalur sesuai kontrak, kata mantan pelatih Persijap Jepara itu.
Konsorsium dulu berjanji akan melunasi semua, tetapi sampai pemain semua pulang kampung ternyata dibayar 20 persennya saja, katanya.
Ditambahkannya, konsorsium seharusnya menjelaskan kepada para pemain dan pelatih kalau memang tidak ada uangnya sehingga mereka tidak terus terlalu berharap menerima kiriman gajinya.
Jika mereka tidak segera dilunasi kasihan untuk kebutuhan hidup sehari-hari yang mendesak, katanya.
Dirinya mendengar ada beberapa pemainnya yang mengeluh soal kebutuhan hidup sehari-hari berharap dari pelunasan gajinya. Bahkan, ada pemain yang berharap menerima gajinya untuk biaya pernikahan.
Sementara itu dari informasi yang diterima di Mess Persis Solo, konsorsium juga belum membayar biaya operasional klub, antara lain Rp10 juta untuk sewa latihan di Stadion Manahan, biaya katering, dan sekitar Rp100 juta ongkos sewa bus pemain dan ofisial selama lima bulan.
Selain itu, konsorsium juga belum melunasi beberapa bonus untuk pemain dan pelatih Persis Solo ketika meraih kemenangan di Piala Indonesia 2012. (ant/end)
Saya berharap konsorsium punya komitmen untuk membayar sisa gaji yang belum terbayar kepada pelatih dan pemain, ujar Junaidi.
Menurutnya, gaji pelatih dan pemain Persis yang belum dibayar untuk Maret tersisa 40 persen, sedangkan April, Mei, dan Juni bahkan jika sesuai kontraknya gaji harus dibayar hingga Agustus.
Kami masih menunggu informasi dari CEO Persis, Kesit Budi Handoyo bagaimana penyelesaiannya dan ada jalur-jalur sesuai kontrak, kata mantan pelatih Persijap Jepara itu.
Konsorsium dulu berjanji akan melunasi semua, tetapi sampai pemain semua pulang kampung ternyata dibayar 20 persennya saja, katanya.
Ditambahkannya, konsorsium seharusnya menjelaskan kepada para pemain dan pelatih kalau memang tidak ada uangnya sehingga mereka tidak terus terlalu berharap menerima kiriman gajinya.
Jika mereka tidak segera dilunasi kasihan untuk kebutuhan hidup sehari-hari yang mendesak, katanya.
Dirinya mendengar ada beberapa pemainnya yang mengeluh soal kebutuhan hidup sehari-hari berharap dari pelunasan gajinya. Bahkan, ada pemain yang berharap menerima gajinya untuk biaya pernikahan.
Sementara itu dari informasi yang diterima di Mess Persis Solo, konsorsium juga belum membayar biaya operasional klub, antara lain Rp10 juta untuk sewa latihan di Stadion Manahan, biaya katering, dan sekitar Rp100 juta ongkos sewa bus pemain dan ofisial selama lima bulan.
Selain itu, konsorsium juga belum melunasi beberapa bonus untuk pemain dan pelatih Persis Solo ketika meraih kemenangan di Piala Indonesia 2012. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persis vs Persebaya: Tanpa Gol di Manahan
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 21:11
-
Link Nonton Siaran Langsung Persis vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















