Kabar Duka, Kiper Unggul FC Azfar Burhan Meninggal Dunia Jelang Futsal Nation Cup 2026

Editor Bolanet | 10 Februari 2026 08:55
Kabar Duka, Kiper Unggul FC Azfar Burhan Meninggal Dunia Jelang Futsal Nation Cup 2026
Kiper Unggul FC, Azfar Burhan. (c) dok.UnggulFC

Bola.net - Awan hitam menyelimuti persiapan Unggul FC Malang jelang keberangkatan menuju Futsal Nation Cup 2026. Di saat tim bersiap untuk bertolak ke Pontianak, kabar memilukan justru datang dari tanah Madura.

Sang penjaga gawang, Azfar Burhan, dilaporkan meninggal dunia.

Advertisement

Pemain berusia 25 tahun tersebut mengembuskan napas terakhirnya dalam sebuah kecelakaan lalu lintas pada Selasa (10/2/2026) dini hari.

Insiden nahas ini terjadi ketika Azfar sedang dalam perjalanan dari kampung halamannya di Bangkalan menuju Malang. Ia berpacu dengan waktu untuk bergabung kembali dengan skuad yang dijadwalkan terbang hari ini.

Informasi kepergian Azfar diterima pihak manajemen klub melalui sambungan telepon dari keluarga korban kepada rekan-rekan setimnya pagi tadi. Kabar tersebut sontak membuat suasana tim yang seharusnya penuh semangat kompetisi berubah menjadi hening.

Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun klub, kecelakaan terjadi saat Azfar sedang dibonceng sepeda motor oleh adiknya.

Keduanya tengah melaju menuju Terminal Bangkalan. Rencananya, dari sana Azfar akan menumpang bus menuju Malang untuk mengejar jadwal keberangkatan tim Unggul FC ke Pontianak yang jatuh pada hari ini, Selasa (10/2/2026).

Manajer Tim Unggul FC, Usa Laksono, membenarkan tragedi yang menimpa salah satu punggawanya tersebut.

"Kami segenap keluarga besar Unggul FC turut berbela sungkawa atas meninggalnya pemain kami, Azfar Burhan, yang mengalami kecelakaan saat hendak kembali dari kampung halamannya ke Malang," ungkap Usa dengan nada berduka.

1 dari 2 halaman

Niat Mulia Berujung Duka

Kepergian Azfar terasa kian menyayat hati jika melihat alasan di balik kepulangannya ke Bangkalan.

Sehari sebelum kejadian, Azfar meminta izin khusus kepada manajemen untuk pulang sebentar. Tujuannya sangat mulia: berpamitan dan memohon doa restu kepada kedua orang tuanya agar diberi kelancaran saat membela Unggul FC melawan Pangsuma FC, Kamis (12/2/2026) mendatang.

Takdir berkata lain, doa restu itu menjadi pertemuan terakhir.

Azfar sendiri bukanlah sosok asing bagi Unggul FC. Meski sempat berkelana ke sejumlah klub, ia kembali bergabung awal musim ini untuk mengarungi Pro Futsal League (PFL) 2025-2026.

Jejak sejarahnya bersama tim pun cukup manis. Ia tercatat sebagai bagian dari skuad bersejarah yang membawa Unggul FC menjuarai Liga Nusantara 2021-2022, sekaligus mengantarkan tim promosi ke kasta tertinggi, PFL.

2 dari 2 halaman

Dedikasi yang Tak Terlupakan

Kehilangan Azfar merupakan pukulan telak bagi tim, bukan hanya dari sisi teknis, namun juga emosional. Dedikasi sang pemain yang rela bolak-balik demi tugas negara dan klub menjadi catatan terakhir hidupnya.

Usa Laksono menegaskan bahwa kontribusi almarhum akan selalu memiliki tempat tersendiri di sejarah klub.

"Dedikasinya untuk Unggul FC layak dikenang. Semoga almarhum diberikan tempat yang paling indah di sisi-Nya," tutur Usa mendoakan.

Kini, Unggul FC harus menatap turnamen dengan membawa semangat almarhum di dalam hati mereka. Doa terbaik pun dikirimkan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," pungkasnya menutup pembicaraan.

LATEST UPDATE