Kalteng Putra Bantah Bajak Sandi Sute dari Persija Jakarta
Asad Arifin | 4 Januari 2019 12:30
Bola.net - Manajemen Kalteng Putra angkat bicara soal sengkarut transfer Sandi Sute. Laskar Isen Mulang menampik tudingan bahwa mereka berupaya membajak gelandang berusia 26 tahun ini dari Persija Jakarta.
CEO Kalteng Putra, H. Agustiar Sabran, menyebut bahwa Sandi lah yang pertama kali datang ke Kalteng Putra. Ia pun bercerita tentang masalahnya, termasuk musibah tsunami yang menimpa kampung halamannya di Palu beberapa waktu lalu.
Menurut Agustiar, atas pertimbangan kemanusiaan, ia akhirnya memutuskan untuk merekrut Sandi. Atas dasar yang sama pula, sambungnya, ia menaikkan nilai kontrak pemain berposisi gelandang bertahan ini.
"Pada Rabu (02/01) lalu, ia sudah menandatangani kontrak. Ia pun sudah menerima uang muka sebesar 50 persen dari nilai kontraknya," ucap Agustiar, pada Bola.net, Jumat (04/01).
Lalu, bagaimana langkah berikutnya dari Kalteng Putra? Simak selengkapnya di bawah ini.
Permasalahkan Etika
Manajemen Kalteng Putra sendiri meradang disebut membajak Sandi dari Persija. Apalagi, menurut Agustiar, berita-berta di media sosial kerap dibumbui hal-hal yang sama sekali tak benar.
"Berita ini kan sudah ke mana-mana. Apalagi di medsos," ucapnya.
Agustiar pun meminta agar Sandi Sute ikut menjernihkan duduk perkara ini. Ia berharap agar jangan sampai publik melihat Kalteng Putra yang berusaha membajak pemain ini dari Persija Jakarta.
"Jangan seolah-olah kami ini membajak," tuturnya.
Harapkan Kehadiran Sandi
Lebih lanjut, Agustiar menyebut bahwa manajemen Kalteng Putra tak berniat untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Mereka berharap agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Sebagai orang timur, kita dahulukan musyawarah untuk mufakat. Inilah yang akan kami lakukan," kata Agustiar.
"Namun, kami harapkan agar Sandi datang ke sini dan bicara baik-baik, seperti ketika ia datang dulu. Jangan hanya melalui telepon atau via media sosial," tandasnya.
Berita Video
Berita video melihat perbandingan besarnya kuota saat bermain games e-sports dengan menonton YouTube.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










