Kata Agen Egy Maulana Vikri: Masyarakat Indonesia Kurang Sabar
Afdholud Dzikry | 1 Juli 2020 11:44
Bola.net - Nama Egy Maulana Vikri begitu banyak dielu-elukan dan dibicarakan banyak pihak ketika Lechia Gdansk meresmikan nama Egy Maulana sebagai pemain baru mereka. Egy pun digadang-gadang akan mengubah wajah sepak bola Indonesia ke depannya. Namun itu kini berubah.
Medio Maret 2018, Egy Maulana Vikri menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama kontestan Ekstraklasa atau kasta pertama di Liga Polandia itu.
Sikap optimistis yang tinggi mengiringi babak baru karier Egy. Pesepak bola asal Medan, Sumatra Utara itu diharapkan bisa menjadi representasi Indonesia di kompetisi Eropa.
Setahun berjalan, wajah-wajah keyakinan perlahan mulai pudar. Budaya ketidaksabaran membuat banyak pihak mengkritisi keputusan Egy hengkang ke Eropa.
Ia dinilai salah langkah dengan merantau ke benua biru ketika usianya masih sangat hijau, 17 tahun. Pada musim pertamanya bersama Lechia Gdansk, Egy lebih banyak berkutat di tim cadangan atau Lechia Gdansk II.
Pada 2018-2019 lalu, Lechia Gdansk II berkompetisi di IV liga atau kasta kelima Liga Polandia. Egy mampu membukukan 16 gol dalam 21 laga. Namun, ketika bermain di tim utama, Egy Maulana Vikri cuma bisa mencatatkan dua penampilan dengan catatan 10 menit bermain.
Terus Bekerja Keras
Agen yang menaungi Egy Maulana Vikri, Dusan Bogdanovic, melihat masyarakat Indonesia seolah menginginkan hasil instan terhadap proses perjuangan kliennya menembus ketatnya persaingan di kompetisi Eropa.
"Egy bekerja dengan baik dan berkonsentrasi kepada pekerjaannya di Lechia Gdansk dan semuanya berjalan dengan baik. Begitu dia mendapatkan kesempatan, dia akan siap untuk membuktikan kerja kerasnya,” kata Dusan kepada Bola.com.
"Masyarakat Indonesia hanya sedikit kurang sabar terkait ini. Egy datang ke Eropa tanpa pengalaman di sepak bola profesional dan tanpa menit bermain di kompetisi profesional."
"Pada tahun pertama, Egy Maulana Vikri mendapatkan pengalaman di tim cadangan dan mencetak 16 gol dalam 21 pertandingan. Secara fisik dia lemah pada saat itu, tapi talentanya besar dan siap kerja keras untuk berkembang," imbuh Dusan.
Lechia Gdansk Bukan Tim Sembarangan
Pada musim ini, jumlah penampilan Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk mengalami penurunan. Namun, total menit bermainnya justru bertambah.
Lechia Gdansk satu kali memercayai Egy bertanding sebagai starter pada pekan kedua Ekstraklasa, 28 Juli 2019, ketika ditahan imbang 0-0 oleh Wisla Krakow. Mantan pemain Timnas Indonesia U-19 ini diganti saat jeda turun minum.
Dusan mengingatkan Egy tidak bermain untuk tim sembarangan di Polandia. Lechia Gdansk adalah pemenang Piala Polandia serta Piala Super Polandia pada musim lalu dan mengakhiri Ekstraklasa 2018-2019 di peringkat ketiga.
Berkat menjuarai Piala Polandia 2018-2019, Lechia Gdansk berhak memperoleh satu tiket ke Liga Europa 2019-2020, kendati tersingkir di babak kualifikasi kedua dari wakil Denmark, Brondby IF, dengan agregat 3-5.
Kontrak Segera Habis
Egy Mulana Vikri mengalami perkembangan yang cukup baik pada musim ini. Ia tidak lagi disekolahkan ke Lechia Gdansk II, melainkan mulai rutin masuk skuat utama tim berjulukan Bialo-zieloni itu.
Gelandang berkaki kidal ini tercatat 16 kali tercantum dalam daftar susunan pemain. Artinya, Egy tinggal menunggu waktu untuk kembali diturunkan oleh pelatih Piotr Stokowiec.
"Dia masih muda dan masuk skuat pada setiap pekannya. Perlu diingat, dia berada di klub yang memenangkan Piala Polandia dan Piala Super Polandia, bermain di Liga Europa dan tahun ini dalam posisi yang sangat baik untuk melakukan hal yang sama dengan bermaterikan banyak pemain muda dari Timnas Polandia," terang Dusan.
"Jadi, baginya, ini adalah pengalaman yang tidak ternilai karena menjadi bagian dari ini dan tumbuh tidak hanya secara kondisi fisik dan taktik, tapi juga untuk membangun karakter pemenang dan mental yang kuat. Saya sangat senang dengan kerja kerasnya dan menantikan ke depannya," tutur Dusan mengakhiri.
Kontrak Egy bersama Lechia Gdansk akan berakhir pada tahun depan. Dalam suatu perbincangannya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali beberapa waktu lalu, pemain bernomor punggung 10 ini pernah berujar ingin mencoba tantangan baru seperti bermain di Spanyol atau Portugal.
Tonton Video Menarik Ini
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Benediktus G.P)
Published: 1/7/2020
Baca Juga Kabar Ini
- Legenda Melissa Satta - Kevin-Prince Boateng: Sering Cedera karena Bercinta 10 Kali Seminggu
- 12 Potret WAGs Cantik MotoGP, Siapa yang Jadi Favoritmu?
- 7 Gaya Francesca Sofia Novello Pacar Valentino Rossi, WAGs Paling Modis di MotoGP
- Georgina Rodriguez Akui Gagal Dapat Pekerjaan Impian Akibat Popularitas Cristiano Ronaldo
- Barisan WAGs Liverpool, Juara Premier League 2019/20
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





