Ke Indonesia, Ajax Belum Punya Lawan Uji Coba
Editor Bolanet | 4 April 2014 19:16
- Kontestan klub kompetisi Eredivisie (Belanda) Ajax Amsterdam berencana menutup musim ini dengan tur ke Indonesia, pada Mei mendatang.
Tidak hanya menjalani satu hingga dua pertandingan persahabatan di Tanah Air, De Amsterdammers- julukan Ajax- juga menyelenggarakan pelatihan (coaching clinic) bagi pemain usia muda lokal dan latihan terbuka.
Saya belum mengetahui kabar tersebut. Namun yang pasti, tidak melawan tim nasional senior atau pun U-23. Apalagi, sejauh ini juga belum ada undangan resmi dari pihak klub (Ajax) atau pun promotornya terkait uji coba tersebut, terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono.
Terlebih, pada 15 Mei, Timnas Indonesia Senior memiliki agenda menghadapi Timnas Panama senior (friendly match FIFA). Selain itu, waktu persiapannya yang tidak ada. Sehingga, tidak mungkin melawan Timnas senior ataupun U-23, tegasnya.
Ajax merupakan pemegang 32 gelar Eredivisie, 18 gelar Piala Belanda, empat trofi Liga Champions dan satu piala UEFA. Kini, klub besutan Frank de Boer tersebut bercokol di puncak klasemen Eredivisie dengan 65 poin, unggul delapan poin dari Feyenoord di tempat kedua dengan menyisakan empat laga.
Ini bakal menjadi tur kedua Ajax. Kunjungan pertama, terjadi pada 1975 Senayan Jakarta. Ketika itu, Manchester United dan Ajax memainkan pertandingan pertamanya di Tanah Air, melawan PSSI Tamtama di Senayan, Jakarta.
PSSI Tamtama, di antaranya diperkuat Ronny Paslah, Sutan Harhara, Oyong Liza, Suaib Rizal, Iim Ibrahim dan Risdianto. Di bawah pelatih Wiel Coerver, Timnas Indonesia senior diharapkan membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia FIFA 1978.
Laga melawan Ajax dan Manchester United dalam turnamen segitiga, dijadikan ajang pemanasan sebelum Pra Olimpiade 1976 melawan Korea Utara.
Pertandingan PSSI Tamtama melawan Manchester United (MU) merupakan partai pembuka. MU dikalahkan dengan skor 3–2 oleh Ajax Amsterdam, yang menempati urutan ketiga Eredivisie Belanda musim itu karena kalah bersaing dengan PSV dan Feyenoord.
Selanjutnya pada 5 Juni, Ajax dipastikan menjuarai turnamen ini dengan kemenangan 4–1 atas PSSI Tamtama. Satu-satunya gol Indonesia dicetak oleh Waskito. (esa/dzi)
Tidak hanya menjalani satu hingga dua pertandingan persahabatan di Tanah Air, De Amsterdammers- julukan Ajax- juga menyelenggarakan pelatihan (coaching clinic) bagi pemain usia muda lokal dan latihan terbuka.
Saya belum mengetahui kabar tersebut. Namun yang pasti, tidak melawan tim nasional senior atau pun U-23. Apalagi, sejauh ini juga belum ada undangan resmi dari pihak klub (Ajax) atau pun promotornya terkait uji coba tersebut, terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono.
Terlebih, pada 15 Mei, Timnas Indonesia Senior memiliki agenda menghadapi Timnas Panama senior (friendly match FIFA). Selain itu, waktu persiapannya yang tidak ada. Sehingga, tidak mungkin melawan Timnas senior ataupun U-23, tegasnya.
Ajax merupakan pemegang 32 gelar Eredivisie, 18 gelar Piala Belanda, empat trofi Liga Champions dan satu piala UEFA. Kini, klub besutan Frank de Boer tersebut bercokol di puncak klasemen Eredivisie dengan 65 poin, unggul delapan poin dari Feyenoord di tempat kedua dengan menyisakan empat laga.
Ini bakal menjadi tur kedua Ajax. Kunjungan pertama, terjadi pada 1975 Senayan Jakarta. Ketika itu, Manchester United dan Ajax memainkan pertandingan pertamanya di Tanah Air, melawan PSSI Tamtama di Senayan, Jakarta.
PSSI Tamtama, di antaranya diperkuat Ronny Paslah, Sutan Harhara, Oyong Liza, Suaib Rizal, Iim Ibrahim dan Risdianto. Di bawah pelatih Wiel Coerver, Timnas Indonesia senior diharapkan membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia FIFA 1978.
Laga melawan Ajax dan Manchester United dalam turnamen segitiga, dijadikan ajang pemanasan sebelum Pra Olimpiade 1976 melawan Korea Utara.
Pertandingan PSSI Tamtama melawan Manchester United (MU) merupakan partai pembuka. MU dikalahkan dengan skor 3–2 oleh Ajax Amsterdam, yang menempati urutan ketiga Eredivisie Belanda musim itu karena kalah bersaing dengan PSV dan Feyenoord.
Selanjutnya pada 5 Juni, Ajax dipastikan menjuarai turnamen ini dengan kemenangan 4–1 atas PSSI Tamtama. Satu-satunya gol Indonesia dicetak oleh Waskito. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








