Minta Bantuan Walikota, Bonek Bantah Politisasi
Editor Bolanet | 1 Februari 2013 08:52
- Suporter fanatik Persebaya Surabaya, Bonekmania membantah kalau upaya mereka meminta bantuan Walikota Surabaya adalah bagian dari politisasi.
Sekitar pukul 10:30 WIB, Jumat (1/02), Bonek akan melakukan aksi damai mereka dengan berkonvoi ke Grahadi dan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hal ini dilakukan sesuai dengan salah satu tuntutan mereka yakni meminta Tri Risma Harini untuk ikut turun menyelesaikan konflik Persebaya.
Kami ingin Walikota memediasi. Mengundang segala pihak (manajemen) dan dipertemukan dengan kami, terang Andi Peci mewakili Bonekmania yang menginap di Mes Persebaya semalam.
Namun, Andi dengan tegas membantah kalau meminta bantuan walikota merupakan bentuk dari politisasi. Sebab mereka juga menuntut tidak ada praktek politisasi dalam tubuh klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Bagi Bonek, sejarah panjang Persebaya tak bisa dilepaskan begitu saja dari Pemkot. Hal itu lah yang membuat Walikota layak utuk dimintai bantuan sebagai penengah. Secara dejure Walikota memang tidak punya kapasitas atau wewenang apa pun dalam permasalahan Persebaya. Tapi beliau akan kami minta untuk mediasi, lanjutnya.
Andi menambahkan, permintaan mereka agar walikota menjadi penengah ini tidak untuk jangka pendek atau saat konflik ini saja. Konflik seperti ini di Persebaya itu selalu berulang tiap tahunnya. Kami minta beliau untuk jangka panjang, tambahnya. (fjr/mac)
Sekitar pukul 10:30 WIB, Jumat (1/02), Bonek akan melakukan aksi damai mereka dengan berkonvoi ke Grahadi dan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hal ini dilakukan sesuai dengan salah satu tuntutan mereka yakni meminta Tri Risma Harini untuk ikut turun menyelesaikan konflik Persebaya.
Kami ingin Walikota memediasi. Mengundang segala pihak (manajemen) dan dipertemukan dengan kami, terang Andi Peci mewakili Bonekmania yang menginap di Mes Persebaya semalam.
Namun, Andi dengan tegas membantah kalau meminta bantuan walikota merupakan bentuk dari politisasi. Sebab mereka juga menuntut tidak ada praktek politisasi dalam tubuh klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Bagi Bonek, sejarah panjang Persebaya tak bisa dilepaskan begitu saja dari Pemkot. Hal itu lah yang membuat Walikota layak utuk dimintai bantuan sebagai penengah. Secara dejure Walikota memang tidak punya kapasitas atau wewenang apa pun dalam permasalahan Persebaya. Tapi beliau akan kami minta untuk mediasi, lanjutnya.
Andi menambahkan, permintaan mereka agar walikota menjadi penengah ini tidak untuk jangka pendek atau saat konflik ini saja. Konflik seperti ini di Persebaya itu selalu berulang tiap tahunnya. Kami minta beliau untuk jangka panjang, tambahnya. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lepas Ego, Presiden Arema FC: Malang dan Surabaya Bersaudara
Bola Indonesia 8 Oktober 2022, 06:18
-
Komentar Pentolan Green Nord Ihwal Potensi Perdamaian Bonek dan Aremania
Bola Indonesia 5 Oktober 2022, 20:03
LATEST UPDATE
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
-
Sergio Conceicao Ungkap Beratnya Melatih AC Milan
Liga Italia 14 Mei 2026, 01:01
-
Casemiro Sebut Kobbie Mainoo Masa Kini Manchester United
Liga Inggris 14 Mei 2026, 00:01
-
Michael Carrick di Ambang Jadi Manajer Permanen Manchester United
Liga Inggris 13 Mei 2026, 23:30
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24









