'Kegagalan Persema Raih Runner-Up Bukan Salah Slave'
Editor Bolanet | 2 Oktober 2012 22:23
- Persema Malang memang gagal memenuhi target mereka untuk menjadi runner-up, musim lalu. Namun, manajemen klub berjuluk Laskar Ken Arok itu menegaskan, kegagalan ini bukan tanggung jawab sang pelatih, Slave Radovski.
Menurut Bussines and Development Manager Persema, Moses Hutabarat, kegagalan Persema merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan Slave semata.
Hasil ini memang mengecewakan tapi tidak bisa dibebankan ke pelatih sepenuhnya, ujar Moses pada .
Banyak faktor yang menyangkut hal ini. Iklim sepak bola yang tidak kondusif, manajemen liga yang gagal menarik sponsor utama, konsorsium dan juga pemerintah yang menghentikan dana untuk timnas serta manajemen klub. Semua saling terkait. Tidak bisa hanya menyalahkan salah satu pihak. Semua stakeholder bertanggungjawab, sambung mantan CEO Cenderawasih Papua ini.
Lebih lanjut, Moses juga memuji performa Slave kala menangani Persema musim lalu. Bukan hanya menjadikan Persema klub yang kuat, pelatih asal Makedonia itu diakui juga mampu memoles talenta-talenta muda Persema.
Mulai naiknya pemain-pemain muda kita macam Dio Permana dan kawan-kawan adalah bukti keberanian Slave dalam memainkan pemain muda, dia menandaskan. (den/dzi)
Menurut Bussines and Development Manager Persema, Moses Hutabarat, kegagalan Persema merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan Slave semata.
Hasil ini memang mengecewakan tapi tidak bisa dibebankan ke pelatih sepenuhnya, ujar Moses pada .
Banyak faktor yang menyangkut hal ini. Iklim sepak bola yang tidak kondusif, manajemen liga yang gagal menarik sponsor utama, konsorsium dan juga pemerintah yang menghentikan dana untuk timnas serta manajemen klub. Semua saling terkait. Tidak bisa hanya menyalahkan salah satu pihak. Semua stakeholder bertanggungjawab, sambung mantan CEO Cenderawasih Papua ini.
Lebih lanjut, Moses juga memuji performa Slave kala menangani Persema musim lalu. Bukan hanya menjadikan Persema klub yang kuat, pelatih asal Makedonia itu diakui juga mampu memoles talenta-talenta muda Persema.
Mulai naiknya pemain-pemain muda kita macam Dio Permana dan kawan-kawan adalah bukti keberanian Slave dalam memainkan pemain muda, dia menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














