Kegagalan Tak Membuat Danur Dara Jera
Editor Bolanet | 4 Oktober 2012 20:50
- Kegagalan di awal karir kepelatihan tak membuat Danur Dara jera. Pelatih tim PON Jatim itu pun siap untuk terus berkarya di dunia sepakbola.
Digadang-gadang sebagai penyabet emas PON XVIII Riau cabang sepak-bola, PON Jatim malah gagal total. Padahal tim ini penuh bintang. Empat pemain Timnas kelompok umur seperti Evan Dimas, Fandi Eko Utomo, Bima Ragil Satria dan Dany Saputra ada di bawah komando Danur.
Saya akui saya gagal mengantar Jatim di PON. Tapi secara pribadi saya tak ingin berhenti sampai di sini saja. Saya ingin terus berkarya di dunia sepakbola, tegas Danur, Kamis (04/10).
Mantan asisten pelatih Subangkit saat di Persema Malang lalu ini pun siap jika kegagalan tim Jatim lalu dilayangkan padanya. Akan tetapi, ia meminta agar manajemen mengoreksi diri untuk PON berikutnya. Saya sih tak ingin cari kambing hitam, mari kita sama-sama koreksi, ucapnya.
Tim Kaltim yang keluar sebagai juara dipandangnya memang layak untuk juara. Mereka lebih kuat dari segi mental karena selalu diasah dalam kompetisi seperti ISL U-21. Beda dengan kami yang hanya uji coba saja, tegas pelatih asal Malang ini.
Ditanya apakah ada tawaran dari klub profesional, Danur mengakui belum ada. Situasi sepakbola Indonesia juga sedang begini. Sementara saya juga baru gagal. Tunggu situasi reda saja lah, tandasnya. (fjr/dzi)
Digadang-gadang sebagai penyabet emas PON XVIII Riau cabang sepak-bola, PON Jatim malah gagal total. Padahal tim ini penuh bintang. Empat pemain Timnas kelompok umur seperti Evan Dimas, Fandi Eko Utomo, Bima Ragil Satria dan Dany Saputra ada di bawah komando Danur.
Saya akui saya gagal mengantar Jatim di PON. Tapi secara pribadi saya tak ingin berhenti sampai di sini saja. Saya ingin terus berkarya di dunia sepakbola, tegas Danur, Kamis (04/10).
Mantan asisten pelatih Subangkit saat di Persema Malang lalu ini pun siap jika kegagalan tim Jatim lalu dilayangkan padanya. Akan tetapi, ia meminta agar manajemen mengoreksi diri untuk PON berikutnya. Saya sih tak ingin cari kambing hitam, mari kita sama-sama koreksi, ucapnya.
Tim Kaltim yang keluar sebagai juara dipandangnya memang layak untuk juara. Mereka lebih kuat dari segi mental karena selalu diasah dalam kompetisi seperti ISL U-21. Beda dengan kami yang hanya uji coba saja, tegas pelatih asal Malang ini.
Ditanya apakah ada tawaran dari klub profesional, Danur mengakui belum ada. Situasi sepakbola Indonesia juga sedang begini. Sementara saya juga baru gagal. Tunggu situasi reda saja lah, tandasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Turnamen Piala Presiden Jadi Penentu Nasib Pemain Asing Persela
Bola Indonesia 2 Maret 2019, 22:02
-
Persela Fokus Berbenah Menyambut Turnamen Piala Presiden
Bola Indonesia 2 Maret 2019, 21:44
-
Persela Pantang Bermain Imbang di Markas Persik Kendal
Bola Indonesia 1 Februari 2019, 20:23
-
Persela Akui Kesulitan Menaklukkan Persik Kendal
Bola Indonesia 26 Januari 2019, 04:29
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












