Kekalahan Persema Dari PSLS Karena Faktor Konsentrasi
Editor Bolanet | 8 Juli 2013 20:06
- Kekalahan Persema Malang dari PSLS, Senin (08/7) dinilai tak lepas dari kurangnya konsentrasi para penggawa muda tim berjuluk Laskar Ken Arok tersebut. Hal ini diungkapkan Pelatih Persema, Rudi Hariantoko.
Menurut Rudi, kurangnya konsentrasi para penggawa muda Persema tak lepas dari kondisi fisik Agung Dwijaksono dan kawan-kawan yang tidak dalam kondisi terbaik mereka. Jebloknya fisik ini tak lepas dari jadwal padat yang harus mereka hadapi di sisa putaran pertama kompetisi Indonesian Premier League ini.
Sebelum pertandingan, saya sudah pesimis kami bisa meraih hasil bagus di laga ini. Semua ini berpatokan pada kondisi pemain. Beruntung, di babak pertama, harapan itu kembali muncul setelah kami sempat memimpin, ujar Rudi.
Di babak kedua, kesalahan terjadi. Kita kehilangan konsentrasi. Ditambah lagi kondisi fisik kita sudah drop. Kesalahan lainnya, kita ingin mencoba membalas. Namun, karena fisik kita yang nggak memungkinkan, kita tidak bisa membalas justru harus kebobolan dua gol lagi, sambungnya.
Sebelumnya, dalam laga lanjutan kompetisi Indonesian Premier League musim 2013, PSLS sukses memetik poin penuh kala dijamu Laskar Ken Arok. Tertinggal di penghujung babak pertama, melalui Didik Ariyanto, PSLS sukses membalas empat gol di babak kedua. Empat gol PSLS ini dicetak Raul Carlos Surcati (dua gol), Mawan Kurniawan dan Tommy Pranata.
Sementara itu, Manajer Persema, Patrick Tarigan menyebut bahwa kekalahan Persema tak lepas dari dua gol cepat di awal babak kedua yang dicetak Raul Surcati dan Mawan Kurniawan. Menurutnya, dua gol tersebut menggoyahkan mental anak asuhnya.
Selamat pada PSLS. Mereka bisa membalikkan keadaan dari tertinggal hingga balik menang. Pemain kami kaget dengan dua gol cepat yang dicetak PSLS di awal babak kedua, tandas Patrick. (den/dzi)
Menurut Rudi, kurangnya konsentrasi para penggawa muda Persema tak lepas dari kondisi fisik Agung Dwijaksono dan kawan-kawan yang tidak dalam kondisi terbaik mereka. Jebloknya fisik ini tak lepas dari jadwal padat yang harus mereka hadapi di sisa putaran pertama kompetisi Indonesian Premier League ini.
Sebelum pertandingan, saya sudah pesimis kami bisa meraih hasil bagus di laga ini. Semua ini berpatokan pada kondisi pemain. Beruntung, di babak pertama, harapan itu kembali muncul setelah kami sempat memimpin, ujar Rudi.
Di babak kedua, kesalahan terjadi. Kita kehilangan konsentrasi. Ditambah lagi kondisi fisik kita sudah drop. Kesalahan lainnya, kita ingin mencoba membalas. Namun, karena fisik kita yang nggak memungkinkan, kita tidak bisa membalas justru harus kebobolan dua gol lagi, sambungnya.
Sebelumnya, dalam laga lanjutan kompetisi Indonesian Premier League musim 2013, PSLS sukses memetik poin penuh kala dijamu Laskar Ken Arok. Tertinggal di penghujung babak pertama, melalui Didik Ariyanto, PSLS sukses membalas empat gol di babak kedua. Empat gol PSLS ini dicetak Raul Carlos Surcati (dua gol), Mawan Kurniawan dan Tommy Pranata.
Sementara itu, Manajer Persema, Patrick Tarigan menyebut bahwa kekalahan Persema tak lepas dari dua gol cepat di awal babak kedua yang dicetak Raul Surcati dan Mawan Kurniawan. Menurutnya, dua gol tersebut menggoyahkan mental anak asuhnya.
Selamat pada PSLS. Mereka bisa membalikkan keadaan dari tertinggal hingga balik menang. Pemain kami kaget dengan dua gol cepat yang dicetak PSLS di awal babak kedua, tandas Patrick. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








