Kematian Diego Mendieta Membuat Prihatin Petar Segrt
Editor Bolanet | 5 Desember 2012 21:09
- Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, ikut prihatin dengan nasib malang yang dialami mantan penyerang Persis Solo, Diego Mendieta. Petar mengatakan bahwa pihak klub seharusnya memiliki tanggung jawab sosial terhadap pemain.
Yang membuat miris hati Petar, karena Diego harus menjadi tumbal kurang pedulinya klub kepada pemain Diego belum dibayar selama empat bulan sehingga tidak memiliki uang untuk membayar biaya pengobatannya.
“Saya sangat sedih karena pemain tidak digaji dan meninggal. Klub seharusnya peduli kepada pemain, tidak hanya sekedar memintanya bermain secara profesional di lapangan,” kata Petar.
Petar telah mencontohkan kepeduliannya kepada kondisi pemainnya. Saat Rasyid Bakri terserang sakit tipus, Oktober 2011 lalu, ia langsung meminta Rasyid istirahat total. Bahkan, ia sering menjenguk ke mes dan terus memantau perkembangannya.
“Saya keluarkan uang pribadi untuk membeli obat-obatan tapi saya sampaikan ke Rully Habibie (CEO PT PSM) dan yakin uang saya akan kembali. Setelah dirawat, saya meminta Rasyid dirawat di rumahnya agar ada yang merawatnya tapi saya berkali-kali menjeguknya,” kata Petar.
Begitu juga saat Deny Marcel terkena sakit yang sama, pertengahan 2012 lalu. Petar langsung meminta agar Deny dirawat di rumah sakit. Lagi-lagi, Petar rela merogoh kocek pribadinya untuk menalangi biaya perawatan Deny di salah satu rumah sakit terbaik di Makassar.
“Di Eropa, klub memiliki anggaran tersendiri untuk kesehatan. Karena itu hal yang penting. Di Indonesia juga harusnya seperti itu. Meski sebagian besar klub, termasuk PSM, tidak memiliki banyak uang, tapi paling tidak ada anggaran khusus untuk obat-obatan,” kata Petar.
Dengan kasus yang dialami Diego, Petar berharap manajemen PSM memberikan asuransi kepada pemainnya. Sehingga, pemain bisa mendapatkan perawatan terbaik saat mengalami sakit. (nda/dzi)
Yang membuat miris hati Petar, karena Diego harus menjadi tumbal kurang pedulinya klub kepada pemain Diego belum dibayar selama empat bulan sehingga tidak memiliki uang untuk membayar biaya pengobatannya.
“Saya sangat sedih karena pemain tidak digaji dan meninggal. Klub seharusnya peduli kepada pemain, tidak hanya sekedar memintanya bermain secara profesional di lapangan,” kata Petar.
Petar telah mencontohkan kepeduliannya kepada kondisi pemainnya. Saat Rasyid Bakri terserang sakit tipus, Oktober 2011 lalu, ia langsung meminta Rasyid istirahat total. Bahkan, ia sering menjenguk ke mes dan terus memantau perkembangannya.
“Saya keluarkan uang pribadi untuk membeli obat-obatan tapi saya sampaikan ke Rully Habibie (CEO PT PSM) dan yakin uang saya akan kembali. Setelah dirawat, saya meminta Rasyid dirawat di rumahnya agar ada yang merawatnya tapi saya berkali-kali menjeguknya,” kata Petar.
Begitu juga saat Deny Marcel terkena sakit yang sama, pertengahan 2012 lalu. Petar langsung meminta agar Deny dirawat di rumah sakit. Lagi-lagi, Petar rela merogoh kocek pribadinya untuk menalangi biaya perawatan Deny di salah satu rumah sakit terbaik di Makassar.
“Di Eropa, klub memiliki anggaran tersendiri untuk kesehatan. Karena itu hal yang penting. Di Indonesia juga harusnya seperti itu. Meski sebagian besar klub, termasuk PSM, tidak memiliki banyak uang, tapi paling tidak ada anggaran khusus untuk obat-obatan,” kata Petar.
Dengan kasus yang dialami Diego, Petar berharap manajemen PSM memberikan asuransi kepada pemainnya. Sehingga, pemain bisa mendapatkan perawatan terbaik saat mengalami sakit. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Berharap Bisa Pamitan di Stadion Andi Mattalatta
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 18:10
-
Menunggu Uangnya, Petar Masih Tertahan di Makassar
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 17:12
-
Petar Segrt Gelar Perpisahan di Warung Coto
Bolatainment 23 Juni 2013, 18:55
-
Say Good Bye, Petar Ingin Traktir Pemain Coto Makassar
Bolatainment 17 Juni 2013, 18:30
-
Carlos de Mello Gantikan Petar Tangani PSM?
Bola Indonesia 15 Juni 2013, 14:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

