Kemenpora Dinilai Terlalu Jauh Campuri PSSI
Editor Bolanet | 29 Mei 2015 21:45
- Pengamat sepak bola asal Spanyol yang telah lama menetap di Indonesia, Carlos Varon, menilai jika Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah melakukan intervensi yang terlalu jauh dalam sepak bola. Bahkan dikatakannya, jika hal tersebut merupakan langkah yang keliru.
Saya bisa memahami keinginan pemerintah yang ingin membenahi dan memperbaiki persepakbolaan nasional. Tetapi sayang, caranya tidak tepat. Bagaimana pun, PSSI adalah sub organisasi di bawah AFC dan FIFA. Ada aturan main yang harus dipatuhi. Namun, Kemenpora telah melakukan suatu tindakan yang tidak dikehendaki AFC dan FIFA, kata Carlos yang merupakan mantan pemain klub La Liga, Real Betis.
Ini bukan soal berani atau takut kepada FIFA. Juga bukan soal kedaulatan dan nasionalisme yang terusik. Mari gunakan logika dan akal sehat dalam memahami duduk persoalannya, tambahnya.
Bahkan Carlos berpandangan, akan lebih baik apabila Kemenpora lebih dulu melakukan lobi kepada FIFA. Yakni, menjelaskan persoalan yang terjadi di sepak bola Indonesia.
Apakah Kemenpora sudah melobi FIFA. Menjelaskan persoalan yang terjadi? Seharusnya, mereka mencari akar masalah dan memberi tawaran baru untuk perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia. Sebab tugas utama pemerintah, adalah memastikan sejauh mana PSSI menjalankan roda organisasi, pembinaan dan kompetisi sesuai dengan statuta AFC dan FIFA, pungkasnya. (esa/dzi)
Saya bisa memahami keinginan pemerintah yang ingin membenahi dan memperbaiki persepakbolaan nasional. Tetapi sayang, caranya tidak tepat. Bagaimana pun, PSSI adalah sub organisasi di bawah AFC dan FIFA. Ada aturan main yang harus dipatuhi. Namun, Kemenpora telah melakukan suatu tindakan yang tidak dikehendaki AFC dan FIFA, kata Carlos yang merupakan mantan pemain klub La Liga, Real Betis.
Ini bukan soal berani atau takut kepada FIFA. Juga bukan soal kedaulatan dan nasionalisme yang terusik. Mari gunakan logika dan akal sehat dalam memahami duduk persoalannya, tambahnya.
Bahkan Carlos berpandangan, akan lebih baik apabila Kemenpora lebih dulu melakukan lobi kepada FIFA. Yakni, menjelaskan persoalan yang terjadi di sepak bola Indonesia.
Apakah Kemenpora sudah melobi FIFA. Menjelaskan persoalan yang terjadi? Seharusnya, mereka mencari akar masalah dan memberi tawaran baru untuk perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia. Sebab tugas utama pemerintah, adalah memastikan sejauh mana PSSI menjalankan roda organisasi, pembinaan dan kompetisi sesuai dengan statuta AFC dan FIFA, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















