Kerusuhan Suporter PSS Sleman dan Arema, Ini Kata Comvalius
Ari Prayoga | 16 Mei 2019 03:25
Bola.net - - Sylvano Comvalius geram dengan terjadinya insiden kerusuhan antarsuporter yang terjadi pada laga antara timnya dan PSS Sleman dalam laga pembuka Shopee Liga 1 musim 2019. Penyerang Arema FC ini mengaku bahwa kerusuhan ini sama sekali bukan bagian dari sepak bola.
"Saya rasa, insiden ini sama sekali tak ada hubungannya dan bukan bagian dari sepak bola. Hal ini sama sekali tak bisa diterima," ucap Comvalius.
"Suporter datang ke stadion mendukung tim kesayangannya masing-masing. Tentu mereka bisa bersaing dalam memberi dukungan, tapi itu sebatas dengan nyanyian atau ejekan, bukannya dengan saling melempar batu atau berkelahi," sambungnya.
Sebelumnya, sempat terjadi insiden dalam pertandingan antara Arema dan PSS Sleman, dalam laga pembuka gelaran Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/05) ini diwarnai bentrokan suporter ketika laga memasuki menit 30. Akibat insiden ini, laga -yang disiarkan langsung oleh Indosiar ini- harus terhenti selama 30 menit.
Selain tertundanya pertandingan, insiden ini juga menimbulkan sejumlah korban luka. Puluhan suporter menjadi korban lemparan pecahan keramik, botol minuman, dan juga batu.
Bagaimana pendapat Comvalius soal dampak insiden ini pada permainan? Simak di bawah ini.
Buat Laga Terganggu
Lebih lanjut, kendati insiden ini tak sampai menular ke dalam lapangan, menurut Comvalius, pertandingan tetap saja terganggu. Pasalnya, dengan adanya insiden ini, wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan.
"Pertandingan pasti tak bisa dilanjutkan dengan kondisi seperti itu. Ini berpengaruh pada permainan," ujar Comvalius.
"Saya lebih sedih lagi karena melihat orang-orang berkelahi. Saya rasa, hidup mereka lebih penting dari sepak bola," sambungnya.
Harap Tak Lagi Terulang
Comvalius sendiri berharap, insiden ini merupakan yang terakhir yang ia temui. Pemain asal Belanda tersebut berharap pada pertandingan setelah ini, tak ada lagi insiden-insiden seperti ini.
"Saya harap setelah ini atmosfernya lebih bagus. Tak baik bagi kami untuk tetap bermain dengan suasana seperti tadi," kata Comvalius.
"Kami bermain dengan perasaan khawatir soal keselamatan keluarga dan teman-teman yang ada di tribune. Saya rasa, kita harus fokus pada sepak bola," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










